Yusnadi Gantikan Ade Utami sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung
Yusnadi dan Ade Utami Ibnu saat diwawancarai awak media. Foto: Sandika/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Struktur Fraksi Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Lampung resmi mengalami pergantian kepemimpinan.
Yusnadi ditetapkan sebagai Ketua Fraksi PKS menggantikan Ade Utami Ibnu.
Pergantian tersebut telah disampaikan dalam rapat internal DPRD setempat.
Perubahan kepemimpinan ini bukan disebabkan persoalan internal, melainkan
sebagai bagian dari penugasan partai demi efektivitas dan optimalisasi kerja
politik fraksi.
Ade Utami menjelaskan, dirinya mendapat mandat baru sebagai Ketua DPW PKS
Provinsi Lampung. Untuk menjaga kinerja fraksi tetap maksimal, ia memilih tidak
merangkap jabatan, meskipun masih dalam struktur partai yang sama.
“Saya sebelumnya menjabat Ketua Fraksi, kemudian diberikan amanah sebagai
Ketua Partai di tingkat wilayah. Agar kinerja fraksi tetap optimal, perlu ada
ketua baru,” ujar Ade, Kamis (26/2/2026).
Ia menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Yusnadi, Fraksi
PKS akan semakin solid dan produktif dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan.
Sementara itu, Yusnadi menegaskan kesiapannya menjalankan amanah partai.
Ia berkomitmen memperkuat sinergi dengan keputusan DPP maupun DPW PKS.
“Pada prinsipnya, apa yang menjadi keputusan DPP dan DPW merupakan amanah
yang harus kami laksanakan. Dengan pergantian ini, kami ingin kinerja fraksi
semakin baik dan semakin solid,” kata Yusnadi.
Adapun susunan Fraksi PKS DPRD Lampung periode 2024–2029 yakni Ketua
Yusnadi, Wakil Ketua Heni Susilo, Sekretaris Syukron Muchtar, Bendahara M.
Ghofur. Anggota: Ade Utami Ibnu, Puji Sartono, dan Amrullah BS. (*)
Berita Lainnya
-
Sambut Mudik Lebaran 2026, Tol Bakter Tambah Dua SPBU Baru
Kamis, 26 Februari 2026 -
Anak Meninggal Usai Dirawat, Keluarga Laporkan RSIA Puri Betik Hati ke Dinas Kesehatan
Kamis, 26 Februari 2026 -
Pengamat: MBG Jangan Sampai Geser Fungsi Utama Anggaran Pendidikan
Kamis, 26 Februari 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Gelar Pasar Murah Serentak di 20 Kecamatan, Anggaran Subsidi Capai Rp400 Juta
Kamis, 26 Februari 2026









