• Kamis, 26 Februari 2026

Dinas Pendidikan Lampung Gelar Pesantren Kilat, Bekali Siswa Penguatan Akidah hingga Kesehatan Mental

Kamis, 26 Februari 2026 - 13.51 WIB
13

Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico saat dimintai keterangan, Kamis (26/2/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung akan menggelar program Pesantren Kilat selama bulan Ramadhan bagi siswa SMA/SMK.

Program ini ditujukan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk karakter bagi generasi muda.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan bagi siswa kelas 10 dan kelas 11.

Sementara itu, siswa kelas 12 tidak dilibatkan karena tengah mempersiapkan diri menghadapi ujian dalam waktu dekat.

"Program ini kami fokuskan untuk kelas 10 dan 11, karena kelas 12 saat ini sedang menghadapi ujian. Pesantren kilat ini menjadi salah satu upaya pembentukan karakter dan penguatan fondasi keagamaan siswa," ujarnya saat dimintai keterangan, Kamis (26/2/2026).

Pelaksanaan kegiatan direncanakan berlangsung selama tiga hari, dengan dua opsi jadwal, yakni pada tanggal 6 hingga 8 Ramadhan atau 13 hingga 15 Ramadhan.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan akan bekerja sama dengan para ulama serta pondok pesantren terdekat untuk memberikan pembinaan secara langsung kepada siswa.

"Materi yang disampaikan disusun secara komprehensif dengan melibatkan pemateri sesuai bidang keilmuan masing-masing," kata dia.

Adapun materi utama dalam Pesantren Kilat ini meliputi penguatan akidah sebagai dasar keimanan, pembiasaan ibadah wajib seperti salat lima waktu, serta pembentukan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

"Selain itu, siswa juga akan mendapatkan pembekalan terkait kesehatan mental guna mendukung keseimbangan emosional di tengah tantangan remaja masa kini," jelasnya.

Program ini juga akan menghadirkan materi kekinian yang relevan dengan kehidupan generasi muda, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman agama secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Materinya cukup lengkap, mulai dari akidah, ibadah, akhlak, hingga kesehatan mental dan program kekinian. Semua akan dikemas dengan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini," tambah Thomas.

Melalui program Pesantren Kilat ini, diharapkan para siswa memiliki fondasi agama yang kuat, berakhlak baik, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan nilai-nilai spiritual yang kokoh. (*)