• Kamis, 02 April 2026

Ngabuburit di Pasar Jatimulyo Lamsel, Gubernur Mirza Borong Sayuran

Rabu, 25 Februari 2026 - 09.29 WIB
1

Ngabuburit di Pasar Jatimulyo Lamsel, Gubernur Mirza Borong Sayuran. Foto: Siti/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Suasana ngabuburit di Pasar Jatimulyo tampak berbeda saat Rahmat Mirzani Djausal turun langsung menyapa pedagang dan masyarakat. Dalam kunjungannya tersebut, Gubernur Mirza terlihat memborong sejumlah sayuran dari lapak pedagang lokal.

Kehadiran orang nomor satu di Lampung itu sontak menarik perhatian warga yang tengah berbelanja kebutuhan berbuka puasa. Interaksi hangat pun terjadi, mulai dari berbincang dengan pedagang hingga melayani permintaan foto bersama masyarakat.

Gubernur Mirza mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pelaku usaha kecil sekaligus memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang waktu berbuka puasa, terutama di bulan Ramadan.

“Kita ingin melihat langsung kondisi pasar, sekaligus membantu pedagang. Mudah-mudahan ini bisa mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memantau harga sejumlah komoditas sayuran dan bahan pangan lainnya. Dari hasil pantauan, harga relatif stabil meski terjadi peningkatan permintaan menjelang berbuka puasa.

Pemerintah Provinsi Lampung disebut terus berupaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri, termasuk melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait.

Para pedagang di Pasar Jatimulyo mengaku senang dengan kunjungan tersebut. Selain meningkatkan penjualan, kehadiran Gubernur juga dinilai memberi perhatian langsung kepada pelaku usaha kecil.

“Kami senang, dagangan jadi cepat habis. Semoga sering-sering turun ke pasar,” ujar salah satu pedagang.

Kegiatan ngabuburit ini juga menjadi momen bagi pemerintah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya terkait kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi di tingkat bawah.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin dekat, sekaligus memperkuat upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah selama bulan Ramadan. (*)