• Selasa, 24 Februari 2026

Mohammad Zimmi Skil Dilantik Jadi Kepala Disperindag Provinsi Lampung

Selasa, 24 Februari 2026 - 11.04 WIB
166

Pelantikan Kepala Disperindag Provinsi Lampung di ruang rapat utama kantor Gubernur Lampung, Selasa (24/2/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, melantik Mohammad Zimmi Skil sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung berdasarkan SK Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/513/VI.04/2026.

Selain itu Marindo juga melantik pejabat administrator Hayudian Utomo menjadi Kabid Ketransmigrasian pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi berdasarkan SK Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/592/VI.04/2026.

Pelantikan berlangsung di ruang rapat utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (24/2/2026).

Dalam arahannya Marindo menegaskan bahwa pelantikan pejabat yang dilakukan hari ini merupakan hasil dari proses seleksi terbuka yang berlangsung secara transparan, objektif, dan kompetitif selama kurang lebih dua bulan terakhir.

Ia menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari mekanisme yang telah diatur dan menjadi keharusan untuk dilaksanakan sesuai ketentuan teknis yang berlaku.

"Pejabat yang dilantik merupakan kandidat terbaik dari tiga nama yang dihasilkan melalui proses seleksi terbuka. Pelantikan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam menegakkan sistem merit ASN," kata dia.

Marindo menegaskan pejabat yang diambil sumpah jabatan untuk tidak hanya berbangga atas pencapaian tersebut, tetapi juga menyadari tanggung jawab besar yang kini diemban.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam memperkuat struktur ekonomi daerah.

"Harapan nya mampu meningkatkan daya saing industri, memperluas akses pasar, serta menjaga stabilitas perdagangan di Lampung,” katanya.

Pejabat yang dilantik juga diminta untuk dapat mendorong digitalisasi sektor perdagangan, memperlancar distribusi barang, serta membuka peluang kerja sama antarprovinsi guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kita harus bekerja dengan integritas dan loyalitas, membangun sinergi lintas sektor, serta mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik," tutupnya. (*)