Empat Kepala OPD Masih Dijabat Plt, Pemprov Lampung Siapkan Seleksi Pejabat Definitif
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat dimintai keterangan, Selasa (24/2/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Lampung hingga saat ini masih menempatkan empat jabatan pimpinan tinggi pratama
yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan,
mengatakan bahwa dalam proses pengisian jabatan tersebut, pemerintah daerah
harus berhati-hati dalam menentukan metode seleksi.
Menurutnya, terdapat beberapa opsi metode yang dapat digunakan,
yakni seleksi terbuka, job fit, serta melalui manajemen talenta.
Pemilihan metode tersebut tidak bisa dilakukan secara
sembarangan karena harus mempertimbangkan kompetensi serta rekam jejak aparatur
sipil negara (ASN) yang tersedia.
"Dalam kepegawaian, kita harus hati-hati menentukan metode,
apakah melalui seleksi terbuka, job fit, atau manajemen talenta. Semua itu
membutuhkan penilaian yang matang," ujarnya saat dimintai keterangan,
Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, Pemprov Lampung juga terus berkoordinasi dengan
Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memastikan proses yang dilakukan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, keberadaan Plt dipastikan tidak akan mengganggu
jalannya roda pemerintahan. Para pejabat yang ditunjuk tetap menjalankan tugas
dan tanggung jawabnya sesuai dengan surat tugas yang diberikan.
"Yang pasti, pelaksanaan tugas sehari-hari tetap berjalan
dengan baik. Pejabat Plt menjalankan tugasnya secara penuh tanggung
jawab," kata dia.
Adapun empat organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini
masih dijabat oleh Plt, yakni Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
(BPKAD) Lampung dijabat oleh Nurul Fajri.
Kemudian Kepala Dinas Pariwisata dijabat oleh Tony Ferdiansyah,
Kepala Biro Ekonomi dijabat oleh August Riko dan Kepala Biro Administrasi
Pimpinan (Adpim) dijabat oleh Fiter Rahmawan.
Marindo menambahkan jika metode yang dipilih adalah job fit,
maka perlu dilakukan penilaian terlebih dahulu terhadap calon pejabat yang akan
mengikuti proses tersebut.
"Kalau job fit, tentu kita harus menilai dulu kompetensi
dan kesesuaian jabatan dari calon-calon yang ada. Yang paling penting adalah
memilih proses yang tepat," jelasnya.
Pemprov Lampung menegaskan bahwa seluruh tahapan akan dilakukan
secara objektif, transparan, dan sesuai regulasi, guna menghasilkan pejabat
yang memiliki kompetensi dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
(*)
Berita Lainnya
-
Jelang Lebaran, Bulog Lampung Pastikan Stok Beras 170 Ribu Ton Aman
Selasa, 24 Februari 2026 -
Cegah Parkir Liar, Trotoar Depan Mall Candra Akan Ditinggikan
Selasa, 24 Februari 2026 -
Laga Bhayangkara FC-Semen Padang FC Berlangsung Malam Ini, Ratusan Polisi Disiagakan
Selasa, 24 Februari 2026 -
Usai Aksi Mahasiswa di Lampung Selatan, Ombudsman Tekankan Kepala Daerah Prioritaskan Pelayanan Publik
Selasa, 24 Februari 2026









