• Senin, 23 Februari 2026

Pemprov Lampung Kebut Perbaikan Jalan, Target Nol Lubang di Jalur Mudik

Senin, 23 Februari 2026 - 08.28 WIB
23

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah. Foto: Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan seluruh ruas jalan provinsi yang masuk dalam program pemeliharaan akan ditangani sebelum lebaran. 

Langkah tersebut dilakukan guna menjamin keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama arus mudik dan balik pada lebaran Idulfitri 2026.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan penanganan difokuskan pada pemeliharaan rutin dan darurat, terutama penambalan serta perbaikan titik-titik jalan yang rusak.

"Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui. Semua ruas yang masuk pemeliharaan kami targetkan tuntas sebelum lebaran, agar tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat," ujarnya saat dimintai keterangan, Senin (23/2/2026).

Ia menegaskan, program ini berbeda dengan pembangunan 62 ruas jalan yang direncanakan pada tahun anggaran 2026. 

Pemeliharaan yang dilakukan saat ini demi keselamatan pengguna jalan, sementara proyek pembangunan tetap mengikuti tahapan pengadaan dan akan dikerjakan setelah proses tender selesai.

"Perlu kami luruskan, pemeliharaan jelang lebaran tetap berjalan. Sedangkan untuk pembangunan 2026 mengikuti jadwal dan aturan setelah tender. Keduanya merupakan proses yang berbeda dan tidak saling tumpang tindih," jelasnya.

Taufiqullah menambahkan, seluruh jajaran di lapangan telah diminta bergerak cepat, terutama di ruas dengan lalu lintas tinggi dan jalur utama mudik antar kabupaten/kota.

"Prinsipnya sederhana, jangan biarkan masyarakat mudik di jalan berlubang. Sementara untuk pembangunan 2026, kami siapkan secara matang agar pekerjaan fisik bisa langsung berjalan setelah seluruh proses administrasi selesai," tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut kondisi jalan provinsi saat ini dalam status mantap mencapai 79,79 persen. 

"Kami pun menargetkan tidak ada lagi jalan berlubang sebelum puncak arus mudik, termasuk mendorong percepatan perbaikan di jalan nasional serta kabupaten/kota melalui skema swakelola," kata dia. (*)