• Jumat, 03 April 2026

Pemprov Lampung Kebut Perbaikan Jalan, Target Nol Lubang di Jalur Mudik

Senin, 23 Februari 2026 - 09.15 WIB
2

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran dengan target ambisius, yakni memastikan tidak ada lubang di jalur utama yang dilalui pemudik.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat, mengingat Lampung menjadi salah satu gerbang utama perlintasan Sumatera saat musim mudik.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa seluruh jajaran terkait diminta bergerak cepat melakukan perbaikan di titik-titik jalan yang mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.

“Target kita jelas, jalur mudik harus dalam kondisi baik. Tidak boleh ada lubang yang membahayakan pemudik,” ujarnya.

Perbaikan difokuskan pada ruas jalan provinsi yang menjadi jalur strategis, termasuk akses menuju pelabuhan, jalan lintas, serta penghubung antarwilayah. Selain penambalan lubang, pemerintah juga melakukan perbaikan drainase dan penguatan struktur jalan di beberapa titik rawan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah telah melakukan pemetaan kondisi jalan dan menetapkan prioritas penanganan berdasarkan tingkat kerusakan dan volume lalu lintas. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan sistem percepatan agar dapat selesai sebelum puncak arus mudik.

Selain perbaikan fisik, Pemprov Lampung juga menyiapkan langkah pendukung seperti pemasangan rambu, penerangan jalan, serta koordinasi dengan aparat kepolisian untuk pengaturan lalu lintas.

Pengamat transportasi menilai target “nol lubang” sebagai langkah positif, namun menekankan pentingnya kualitas pekerjaan agar hasil perbaikan tidak bersifat sementara.

Dengan upaya ini, Pemprov Lampung berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak. (*)