• Minggu, 29 Maret 2026

Andika Wibawa: Kualitas Menu MBG Harus Dijaga Meski Dibagikan Saat Ramadan

Senin, 23 Februari 2026 - 15.22 WIB
4

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Anggota DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, menegaskan bahwa kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap terjaga meski penyalurannya dilakukan selama bulan Ramadan.

Menurut Andika, perubahan pola konsumsi masyarakat saat Ramadan tidak boleh menjadi alasan turunnya standar gizi maupun kualitas makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat.

“Meski dibagikan saat Ramadan, kualitas menu MBG harus tetap dijaga. Jangan sampai ada penurunan dari sisi gizi maupun kebersihan,” ujarnya, belum lama ini.

Ia menjelaskan, selama Ramadan mekanisme distribusi memang perlu disesuaikan, misalnya dengan waktu pembagian yang mendekati waktu berbuka puasa. Namun, komposisi menu tetap harus memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

Andika menilai, program MBG memiliki peran penting dalam menjaga asupan nutrisi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan. Karena itu, kualitas makanan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya.

Selain aspek gizi, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dalam proses pengolahan hingga pendistribusian makanan.

“Prosesnya harus higienis, mulai dari bahan baku sampai makanan diterima oleh masyarakat. Ini penting untuk mencegah risiko kesehatan,” katanya.

Ia mendorong dinas terkait untuk melakukan pengawasan lebih intensif selama Ramadan, mengingat potensi perubahan pola distribusi dan konsumsi yang dapat memengaruhi kualitas makanan.

DPRD Lampung, lanjutnya, akan turut mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Pengawasan harus diperketat agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya tanpa menimbulkan persoalan,” tegasnya.

Andika juga mengingatkan pentingnya keterlibatan tenaga ahli gizi dalam penyusunan menu, sehingga makanan yang disajikan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi meskipun dikonsumsi saat berbuka puasa.

Dengan pengelolaan yang baik, ia berharap program MBG tetap berjalan optimal selama Ramadan dan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi harian.

“Intinya, kualitas tidak boleh turun. Justru harus tetap dijaga agar manfaatnya maksimal,” pungkasnya. (*)