Program Umroh Gratis 1.000 Warga Bandar Lampung Telan Anggaran Puluhan Miliar
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Bandar Lampung, Joni Asman, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/2/2026). Foto: Sri/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali merealisasikan program umroh gratis bagi masyarakat dengan total 1.000 jemaah yang akan dan telah diberangkatkan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Bandar Lampung, Joni Asman, menjelaskan bahwa kuota 1.000 jemaah tersebut merupakan total yang sudah dan akan diberangkatkan pada periode berjalan di 2026.
"Untuk tahap awal, sebelum Ramadan kemarin sudah kita berangkatkan 350 jemaah dengan anggaran Rp17 miliar. Sisanya akan menyusul setelah Hari Raya Idul Fitri,” ujar Joni, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/2/2026).
Ia menyebutkan, biaya perjalanan umroh per jemaah pada tahap ini berkisar antara Rp32 juta hingga Rp33 juta, menyesuaikan dengan paket perjalanan yang digunakan.
"Artinya untuk 1000 orang yang umroh ini kita anggarkan Rp32 miliar di 2026," katanya.
Terkait biro perjalanan, Joni mengatakan untuk dua kloter awal menggunakan jasa travel Madinatour Wisata. Namun untuk keberangkatan berikutnya, pihaknya masih akan melihat kesiapan dari biro perjalanan yang ada.
"Setiap tahun bisa saja berganti, tergantung kesiapan travel itu sendiri. Banyak yang berminat, tapi ketika ditanya kesiapan pendanaan awal dan teknis keberangkatan, ada juga yang mundur,” jelasnya.
Joni menambahkan, jumlah kuota umroh tahun ini sama seperti tahun sebelumnya, yakni 1.000 jemaah. Pada 2025 lalu, Pemkot Bandar Lampung juga memberangkatkan jumlah yang sama.
"Untuk jadwal keberangkatan selanjutnya, direncanakan berlangsung setelah Idul Fitri dan sebagian lagi setelah Idul Adha, " katanya.
Adapun kriteria penerima program umroh ini, lanjut Joni, mayoritas diperuntukkan bagi warga kurang mampu.
Selain itu, terdapat juga sejumlah warga yang diberangkatkan secara khusus sebagai bentuk penghargaan dari Wali Kota atas kontribusinya terhadap pembangunan Kota Bandar Lampung.
"Tujuan program ini tentu untuk meningkatkan nilai religius masyarakat. Harapannya Kota Bandar Lampung semakin religius, masyarakatnya beriman dan bertakwa, serta tetap menjaga kerukunan antar umat beragama,” tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Keren dan Luar Biasa! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Speaker di ASEAN Intel Student Forum Filipina
Jumat, 20 Februari 2026 -
Membanggakan, Mahasiswa Teknokrat Juara Videografi Tingkat Nasional di IPB University
Jumat, 20 Februari 2026 -
Satu Tahun Mirzani–Jihan Pimpin Lampung: Ekonomi dan Investasi Tumbuh, Kemiskinan Turun
Jumat, 20 Februari 2026 -
Buntut Kasus Keracunan Siswa, BGN Tutup Sementara SPPG Kemiling
Kamis, 19 Februari 2026









