• Kamis, 19 Februari 2026

Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Tarawih Perdana 1447 H, Mahasiswa Informatika Sampaikan Kultum 'Momentum Kembali'

Kamis, 19 Februari 2026 - 17.26 WIB
10

Kultum dengan Tema Ibadah Malam Pertama Ramadhan yang disampaikan oleh Atri Wiraguna Mahasiswa Prodi Informatika. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung, menggelar salat tarawih perdana Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Asmaul Yusuf kampus setempat, Rabu malam (19/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, karyawan, serta mahasiswa dengan penuh kekhusyukan dan semangat kebersamaan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Nasrullah Yusuf, SE., MBA. Turut hadir pula Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat, Hernaini, S.S., M.Pd., yang bersama civitas akademika melaksanakan salat tarawih berjamaah.

Sebelum pelaksanaan tarawih, mahasiswa Program Studi Informatika, Atri Wiraguna, menyampaikan kultum bertema “Ibadah Malam Pertama Ramadhan: Momentum Kembali”. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai titik balik perubahan diri, bukan sekadar rutinitas tahunan.

“Malam ini bukan sekadar malam biasa. Ini adalah malam pertama kita berdiri dalam shalat Tarawih. Apakah Ramadhan tahun ini hanya akan menjadi rutinitas, atau menjadi momentum perubahan?” ujarnya.

Ia mengutip firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menegaskan bahwa puasa diwajibkan agar umat Islam menjadi pribadi yang bertakwa. Menurutnya, takwa adalah kesadaran penuh bahwa Allah senantiasa mengawasi setiap perbuatan hamba-Nya.

Atri juga mengingatkan hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim tentang keutamaan qiyam Ramadhan, yakni diampuninya dosa-dosa yang telah lalu bagi mereka yang melaksanakannya dengan iman dan mengharap pahala. Ia menekankan bahwa salat tarawih hendaknya dilaksanakan dengan kesungguhan iman, bukan sekadar tradisi.

Dalam kultumnya, Ramadan disebut sebagai madrasah jiwa yang melatih disiplin waktu, pengendalian diri, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, serta memperbaiki hubungan dengan sesama. Ia mengajak jamaah untuk menetapkan target sejak malam pertama, seperti mengkhatamkan Al-Qur’an, memperbaiki kualitas salat, meninggalkan kebiasaan buruk, serta memperbanyak sedekah.

“Ramadhan tidak pernah gagal mengangkat derajat seseorang. Yang gagal adalah kita yang tidak sungguh-sungguh memanfaatkannya,” pesannya.

Rektor Nasrullah Yusuf mengapresiasi peran aktif mahasiswa dalam mengisi kegiatan keagamaan di kampus. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kultum dan kegiatan spiritual menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter unggul yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual.

Melalui kegiatan tarawih perdana ini, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus terbaik di Lampung yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga dalam pembinaan nilai-nilai religius dan karakter mahasiswa.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh civitas akademika diberi kekuatan dan istiqamah dalam menjalankan ibadah hingga akhir Ramadan 1447 Hijriah.

Informasi seputar penerimaah mahasiswa baru Universitas Teknokrat Indonesia, klik disini https://spmb.teknokrat.ac.id/. (**)