Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Lampung Capai 40 Persen
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, saat dimintai keterangan dilingkungan kantor Gubernur Lampung, Rabu (19/2/2026). Foto: Ria/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Provinsi Lampung menunjukkan progres signifikan.
Hingga saat ini, capaian pembangunan di Lampung menempati peringkat ketiga secara nasional untuk kategori penyelesaian 100 persen se-Indonesia.
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan, dari total kurang lebih 2.516 desa yang tersebar di Provinsi Lampung, sekitar 40 persen di antaranya telah memasuki tahap pembangunan gerai koperasi.
Jika dirinci, 40 persen dari 2.516 desa setara dengan kurang lebih 1.006 desa yang saat ini telah atau sedang dikerjakan pembangunan gerai KDMP-nya.
"Kita sudah ada 40 persen lah pembangunan dari seluruh desa yang ada di Provinsi Lampung. Ada 2.516 seingat saya itu jumlah desa, kita sudah 40 persen yang kita sudah kerjakan," kata Pangdam, saat dimintai keterangan dilingkungan kantor Gubernur Lampung, Rabu (18/2/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan gerai koperasi tersebut bersumber dari anggaran yang disalurkan melalui Agrinas kepada TNI.
Selanjutnya, pelaksanaan di lapangan dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat.
"Secara bertahap kita akan terus bekerja sama dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah untuk penyediaan lahan. Setelah lahan nya tersedia, pembangunan dilakukan oleh TNI," ujar Kristomei.
Konsep pembangunan yang diterapkan adalah swadaya dan padat karya. Prajurit TNI melalui Babinsa bersama masyarakat gotong-royong membangun gerai koperasi di desa masing-masing.
"Jadi kita bersama-sama, Babinsa dan masyarakat bekerja membangun gerai koperasi nya, sehingga nantinya benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa," tambahnya.
Program Gerai Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian desa, meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan layanan koperasi, serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis desa di seluruh wilayah Lampung. (*)
Berita Lainnya
-
Hiswana Migas Lampung: Jelang Lebaran Konsumsi Solar Turun, Pertalite dan Pertamax Naik
Rabu, 18 Februari 2026 -
Diskop UKM Catat 200 Koperasi di Bandar Lampung Sudah Tidak Aktif
Rabu, 18 Februari 2026 -
Kuota BBM Subsidi Dipangkas, Hiswana Migas Lampung Soroti Risiko Penyimpangan
Rabu, 18 Februari 2026 -
BATIQA Hotel Lampung Hadirkan 'Lentera Kampung Pak Rahmat', Promo Iftar Ramadan Penuh Cita Rasa Nusantara dan Banyak Keuntungan
Rabu, 18 Februari 2026









