Gubernur Mirzani: Revitalisasi Tambak Dipasena Momentum Kebangkitan Perikanan Budidaya Lampung
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa program revitalisasi Tambak Dipasena menjadi momentum penting dalam mendorong kebangkitan sektor perikanan budidaya di Provinsi Lampung. Kawasan tambak yang berada di Dipasena tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk kembali menjadi pusat produksi udang nasional.
Menurut Gubernur, revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur tambak, tetapi juga mencakup penguatan kelembagaan petambak, akses permodalan, serta penerapan teknologi budidaya yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Dipasena memiliki sejarah panjang sebagai kawasan tambak unggulan. Revitalisasi ini menjadi momentum untuk mengembalikan kejayaannya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Program revitalisasi Tambak Dipasena meliputi perbaikan saluran air, tanggul, hingga sistem pengelolaan tambak yang sebelumnya mengalami penurunan produktivitas. Pemerintah juga mendorong kolaborasi antara petambak, pemerintah pusat, dan pihak swasta guna memastikan program berjalan optimal.
Selain itu, Pemprov Lampung turut menyiapkan pendampingan bagi petambak melalui pelatihan dan penyuluhan, agar mampu mengadopsi sistem budidaya yang efisien dan ramah lingkungan. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas hasil produksi serta daya saing di pasar nasional maupun ekspor.
Revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan produksi udang secara signifikan, sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor perikanan. Dengan demikian, roda perekonomian masyarakat pesisir dapat kembali bergerak.
Pengamat perikanan menilai langkah ini sebagai strategi tepat dalam menghidupkan kembali sektor budidaya yang sempat mengalami stagnasi. Dipasena dinilai memiliki keunggulan dari sisi luas lahan dan pengalaman petambak yang sudah terbentuk sejak lama.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk menjadikan sektor perikanan budidaya sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah, dengan Tambak Dipasena sebagai salah satu pusat pengembangannya. (*)
Berita Lainnya
-
Diduga Rem Overheat, Bus Penumpang Terbakar di Tol Bakter
Senin, 15 Juni 2026 -
Mahasiswa Bubarkan Diri, Ultimatum Aksi Massa Lebih Besar Bila Tuntutan Tidak Dipenuhi
Senin, 15 Juni 2026 -
Mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Inovasi 'Si KULPIS', Kerupuk Kulit Pisang yang Bernilai Ekonomi dan Ramah Lingkungan
Senin, 15 Juni 2026 -
Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Akar Hotels & Resorts Lampung Gelar Aksi Donor Darah Bersama UDD Pembina PMI Provinsi Lampung
Senin, 15 Juni 2026








