Lampung Jadi Simpul Utama Mudik 2026, Bakauheni Diproyeksi Layani 2,94 Juta Penumpang
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kementerian Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026).
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan Lampung diproyeksikan menjadi salah satu simpul utama arus mudik nasional.
"Dari wilayah Jabodetabek saja, potensi pergerakan menuju Lampung diperkirakan mencapai 778.000 orang," kata Dudy.
Sementara itu, Pelabuhan Bakauheni diproyeksikan melayani sekitar 813.000 penumpang sebagai pelabuhan asal dan 2,94 juta penumpang sebagai pelabuhan tujuan selama periode Lebaran 2026.
Data ini menegaskan posisi strategis Lampung sebagai gerbang utama penghubung Pulau Jawa dan Sumatera, sekaligus titik krusial yang membutuhkan kesiapan maksimal lintas sektor.
Secara nasional potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Meski angka ini turun 1,75 persen dibanding hasil survei tahun sebelumnya, realisasi di lapangan dinilai berpotensi lebih tinggi.
"Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Kemenhub menyiapkan 31.000 unit bus, 829 kapal laut, 3.821 rangkaian kereta api, 392 pesawat, serta 255 kapal penyeberangan secara nasional," kata dia.
Khusus lintas Jawa - Sumatera, disiapkan lima jalur penyeberangan, termasuk Merak - Bakauheni serta rute alternatif melalui Ciwandan dan BBJ Bojonegara.
Dudy menegaskan, pembatasan operasional truk sumbu tiga ke atas akan diberlakukan tanpa diskresi selama masa angkutan Lebaran. Pengecualian hanya diberikan bagi kendaraan pengangkut BBM, pupuk, bantuan bencana, dan kebutuhan pokok.
"Kami tidak memberikan diskresi untuk sumbu tiga ke atas. Pengalaman sebelumnya menunjukkan pelanggaran bisa berdampak besar pada kemacetan," tegasnya.
Selain itu, Kemenhub juga mendukung rencana operasi modifikasi cuaca (OMC) guna mengantisipasi potensi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem yang dapat mengganggu pelayaran maupun perjalanan darat.
Di sektor perkeretaapian, terdapat 139 perlintasan sebidang di Lampung yang menjadi perhatian khusus.
"Untuk meningkatkan keselamatan selama masa mudik, Kemenhub menambah 129 petugas penjaga perlintasan," kata dia. (*)
Berita Lainnya
-
Hadapi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Pemprov Lampung Perkuat Infrastruktur dan Buffer Zone
Selasa, 17 Februari 2026 -
Libur Imlek, 20.646 Tiket KA Terjual di Divre IV Tanjungkarang
Selasa, 17 Februari 2026 -
Dishub Bandar Lampung Terapkan Sistem Buka-Tutup U-Turn di Jalur Protokol Selama Ramadhan
Selasa, 17 Februari 2026 -
Kuota Biosolar dan Pertalite Lampung Tahun 2026 Turun
Selasa, 17 Februari 2026









