Hadapi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Pemprov Lampung Perkuat Infrastruktur dan Buffer Zone
Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026 yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat kesiapan infrastruktur transportasi dan sistem pengendalian arus kendaraan dalam menghadapi lonjakan pemudik pada Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus mudik dan balik Idul Fitri berjalan lancar di wilayah yang dikenal sebagai gerbang utama menuju Pulau Sumatera.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026 yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung bersama jajaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk Kementerian Perhubungan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana transportasi di provinsi ini menyusul prediksi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya.
Pemprov Lampung meningkatkan kesiapan infrastruktur jalan, termasuk percepatan penanganan titik‑titik kerusakan dan pemantapan ruas jalan provinsi, nasional, dan kabupaten/kota melalui berbagai skema penanganan sebelum puncak arus mudik.
Gubernur Mirza menyatakan bahwa kondisi Lampung yang strategis membuat kesiapan ini menjadi perhatian nasional.
Selain itu, untuk mengendalikan kepadatan kendaraan, pemerintah daerah bersama instansi terkait menyiapkan strategi “buffer zone” atau delaying system di sejumlah titik strategis di jalan tol dan arteri menuju Pelabuhan Pelabuhan Bakauheni.
Buffer zone ini berfungsi menahan sementara kendaraan di rest area atau titik tertentu agar antrean tidak menumpuk sampai area pelabuhan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung juga melaporkan bahwa pada musim mudik sebelumnya terjadi peningkatan pergerakan penumpang sekitar 10 persen di berbagai moda transportasi, sehingga persiapan lebih matang sangat diperlukan untuk memenuhi lonjakan permintaan.
Pemprov Lampung juga memperkuat penggunaan sistem teknologi seperti geofencing dan tiket elektronik (Ferizy) untuk memperlancar arus masuk kendaraan ke area pelabuhan, serta mengatur lalu lintas agar lebih tertib dan efisien di saat puncak mobilitas masyarakat.
Dengan langkah‑langkah tersebut, pemerintah berharap dapat menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan kesiapan optimal, mengurangi potensi kemacetan, serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. (*)
Berita Lainnya
-
Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H
Minggu, 29 Maret 2026 -
Ketua Umum Kerabat Lampung Hadiri Pesta Bona Taon Marga Hutagalung dan Sinurat, Tekankan Pelestarian Budaya dan Harmoni
Minggu, 29 Maret 2026 -
Mobil Brio Terguling Usai Tabrak Tiang Listrik di Jalan Ahmad Yani Bandar Lampung
Sabtu, 28 Maret 2026 -
KPK Temukan Penyalahgunaan Kendaraan Dinas, Kepala Daerah Diminta Evaluasi Menyeluruh
Sabtu, 28 Maret 2026








