Anak Hanyut di Bendungan Way Bedeng Tanggamus, Tim SAR Perluas Pencarian
Anak Hanyut di Bendungan Way Bedeng Tanggamus, Tim SAR Perluas Pencarian. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Tanggamus - Pencarian Aditia (14), remaja warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, yang hanyut di Sungai Way Bedeng, memasuki hari kedua, Selasa (17/2/2026).
Tim gabungan memperluas radius penyisiran mengikuti arah arus sungai dari titik awal kejadian di sekitar Bendungan Way Bedeng.
Sejak pagi, unsur Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat kecamatan, aparatur pekon, serta warga setempat menyisir tepian dan badan sungai.
Pencarian dilakukan secara manual dengan membagi beberapa sektor, termasuk memeriksa tumpukan kayu, bebatuan, dan pusaran air yang berpotensi menjadi lokasi tersangkutnya korban.
Aditia dilaporkan hanyut pada Senin siang, 16 Februari 2026, sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu ia mandi bersama sejumlah rekannya di sekitar bendungan.
Menurut keterangan warga, kondisi sungai semula terlihat normal meski debit air meningkat. Namun banjir datang tiba-tiba dari arah hulu dengan arus deras dan langsung menyeret tubuh korban.
Rekan-rekan korban berupaya memberikan pertolongan, namun arus terlalu kuat. Warga sekitar yang mendengar teriakan segera turun melakukan pencarian awal, tetapi hingga sore hari korban belum ditemukan. Laporan kemudian diteruskan kepada aparat dan tim penyelamat.
Pada hari kedua, tim memfokuskan pencarian di hilir sungai dengan memperhitungkan kecepatan arus dan kemungkinan perpindahan korban.
Petugas juga mengimbau warga untuk berhati-hati dan tidak melakukan pencarian secara mandiri tanpa koordinasi demi keselamatan.
Hingga berita ini diterbitkan, Aditia belum ditemukan. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur standar pencarian dan pertolongan, dengan evaluasi berkala berdasarkan kondisi lapangan.
Keluarga korban masih menunggu di sekitar lokasi kejadian, berharap pencarian segera membuahkan hasil. (*)
Berita Lainnya
-
Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan Kematian Pejabat DPMPTSP Tanggamus
Minggu, 15 Februari 2026 -
Kabid Perizinan DPMPTSP Tanggamus Ditemukan Meninggal di Ruang Kerja, Keluarga Tolak Autopsi
Minggu, 15 Februari 2026 -
Petani 71 Tahun Itu Pergi Dalam Sunyi
Rabu, 11 Februari 2026 -
Minibus Terjun ke Sungai di Tanggamus, DPRD Lampung Dorong Evaluasi Jembatan Rawan
Selasa, 10 Februari 2026









