• Senin, 16 Februari 2026

Akses Lintas Tiga Kabupaten di Tubaba Jadi Kubangan, Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan

Senin, 16 Februari 2026 - 13.32 WIB
26

Gotong royong warga Tiyuh Toto Mulyo, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Tulang Bawang Barat - Ruas jalan Adi Jaya–Simpang Tulung Randu yang rusak parah akhirnya mendapat penanganan darurat melalui gotong royong warga Tiyuh Toto Mulyo, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Sabtu (14/2/2026).

Jalan penghubung lintas kabupaten itu sebelumnya berubah menjadi kubangan saat hujan turun.

Perbaikan dilakukan dengan menimbun titik-titik terparah menggunakan material batu yang merupakan bantuan PT BSSW Sakti Jaya.

Bantuan tersebut diturunkan langsung di sejumlah titik yang selama ini sulit dilintasi kendaraan, terutama roda empat dan roda enam.

Pimpinan PT BSSW Sakti Jaya, Yohan mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap fasilitas umum yang dimanfaatkan masyarakat luas.

Ia menyebut kondisi jalan memang sudah mengkhawatirkan karena badan jalan amblas dan berlubang cukup dalam.

"Perbaikan jalan yang rusak kurang lebih sepanjang 10 kilometer. Ini murni bantuan dari PT BSSW Sakti Jaya,” ujar Yohan, dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).

Menurutnya, penanganan dimulai dari Tiyuh Sakti Jaya, Kecamatan Batu Putih, menuju Marga Jaya, Kecamatan Gunung Agung, hingga Toto Mulyo, Kecamatan Gunung Terang.

Ketiga wilayah itu merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Way Kanan.

Tingginya intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir membuat kondisi jalan semakin memburuk. Sejumlah kendaraan sempat terjebak karena roda terperosok di lubang yang tertutup genangan air. Situasi itu berdampak pada aktivitas distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga.

"Ini komitmen kami untuk bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam membantu kemajuan pembangunan dan kepentingan umum,” tegas Yohan.

Agus, warga Gunung Terang, mengatakan jalan tersebut merupakan akses darat utama menuju kawasan ketahanan pangan di Tubaba hingga perbatasan Way Kanan dan Tulang Bawang.

Sementara itu, Roni, warga Tiyuh Toto Mulyo, mengapresiasi keterlibatan pihak swasta dalam penanganan darurat tersebut.

"Tadinya seperti kubangan kerbau, alhamdulillah sekarang sudah dibantu penimbunan batu,” ungkapnya.

Warga berharap perbaikan sementara ini dapat menjaga kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial, sembari menunggu penanganan permanen dari pemerintah daerah. (*)