Bekali Siswa Kompetensi Dunia Kerja, Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pelatihan Kesekretarisan di SMA Pangudi Luhur Bandar Lampung
Bekali Siswa Kompetensi Dunia Kerja, Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pelatihan Kesekretarisan di SMA Pangudi Luhur Bandar Lampung. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Kampus Terbaik di Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam mencerdaskan generasi muda melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Kali ini, UTI menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Melatih Keterampilan Kesekretarisan dalam Lingkungan Kerja Profesional” bagi siswa SMAS Pangudi Luhur Bandar Lampung, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari perkuliahan Praktik Kesekretarisan pada Program Studi Sistem Informasi. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat sekolah menengah.
Tim PKM UTI terdiri atas empat mahasiswa Prodi Sistem Informasi, yakni Nurmalia Wahyu Utami, Nindi Sifra Elyana, Eti Putri Astuti, dan Lea Kristiani, di bawah pendampingan dosen pembimbing Dr. Jafar Fakhrurozi, S.Pd., M.Hum.
Kehadiran tim disambut hangat oleh Kepala SMAS Pangudi Luhur Rini Novitasari, S.S., Wakil Kepala Sekolah Pinkan Valencia, M.Si., Gr., serta jajaran guru.
Dalam sambutannya, Dr. Jafar menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam profesi kesekretarisan di era digital. Ia menyampaikan bahwa peran sekretaris dan staf administrasi kini tidak lagi sebatas pekerjaan administratif, tetapi juga menuntut kemampuan manajerial, komunikasi, dan penguasaan teknologi informasi.
“Kegiatan ini menjadi jembatan yang baik bagi sekolah dan universitas untuk menjalin kerja sama, terutama dalam bidang pendidikan dan pencerdasan anak bangsa. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap siswa memperoleh wawasan dan keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan,” ujar Dr. Jafar.
Ia menambahkan bahwa PKM menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membekali siswa dengan soft skill dan hard skill yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja modern.
Setelah prosesi pembukaan dan penyerahan cinderamata secara simbolis dari UTI kepada pihak sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh tim mahasiswa PKM.
Nurmalia Wahyu Utami memaparkan urgensi keterampilan kesekretarisan di era digital, termasuk pentingnya membangun digital profile sebagai identitas profesional di dunia kerja. Materi ini menekankan bahwa citra digital yang baik dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan yang ingin bersaing di dunia industri.
Selanjutnya, Nindi Sifra Elyana mengulas strategi membangun digital profile profesional serta teknik convening meeting yang efektif. Ia menjelaskan tahapan perencanaan rapat, penyusunan agenda, hingga pengelolaan notulen secara sistematis.
Eti Putri Astuti memperdalam materi mengenai tugas-tugas dalam convening meeting dan standar pelayanan customer service. Sementara itu, Lea Kristiani membahas peran vital customer service dalam membangun citra institusi, termasuk penerapan prinsip service excellence sebagai wujud pelayanan prima.
Materi disampaikan secara komunikatif dan aplikatif, sehingga siswa dapat memahami keterkaitan antara teori dan praktik dalam dunia kerja nyata.
Tidak hanya pemaparan teori, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Para siswa diberi kesempatan melakukan simulasi tugas kesekretarisan di depan kelas dengan pendampingan tim PKM.
Dalam simulasi tersebut, siswa mempraktikkan teknik memimpin rapat, menyusun notulen, hingga melakukan pelayanan pelanggan secara profesional. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya, mencatat materi, serta memberikan tanggapan terhadap jalannya simulasi.
Suasana kelas berlangsung kondusif dan interaktif, mencerminkan semangat belajar yang tinggi dari para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Universitas Teknokrat Indonesia. Pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi siswa kami bahwa profesi sekretaris dan staf administrasi membutuhkan kompetensi yang kompleks dan profesional,” ungkap Kepala SMAS Pangudi Luhur, Rini Novitasari, S.S.
Kegiatan PKM ditutup dengan sesi foto bersama antara dosen, mahasiswa, guru, dan siswa sebagai simbol terjalinnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.
Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Diharapkan, pelatihan ini mampu membekali siswa dengan keterampilan kesekretarisan yang adaptif, profesional, dan relevan dengan perkembangan teknologi, sehingga mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif di masa mendatang. (*)
Berita Lainnya
-
Fakta Baru! Bripka Arya Tewas Ditembak Pakai Pistol Miliknya Sendiri
Jumat, 15 Mei 2026 -
Beralas Daun Pisang, Jenazah Penembak Polisi di Lampung Tiba di RS Bhayangkara
Jumat, 15 Mei 2026 -
Pakai Helikopter Saat Kunker, KPU Diadukan ke DKPP
Jumat, 15 Mei 2026 -
Melawan Saat Ditangkap, Penembak Polisi di Lampung Tewas Ditembak
Jumat, 15 Mei 2026








