Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Adakan Pelatihan Kesekretarisan bagi Siswa SMKN 5 Bandar Lampung
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Adakan Pelatihan Kesekretarisan bagi Siswa SMKN 5 Bandar Lampung. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), Universitas Teknokrat Indonesia, kampus terbaik di Lampung, kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Bandar Lampung pada Rabu, 28 Januari 2026.
Kegiatan PKM tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktis serta kompetensi siswa dalam bidang administrasi perkantoran dan kesekretarisan agar lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja. Sebanyak 35 siswa jurusan Manajemen Perkantoran mengikuti kegiatan ini dengan antusiasme tinggi sejak awal hingga akhir acara.
Acara diawali dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan perkenalan tim mahasiswa pelaksana yang terdiri dari Nadila, Putri Ramadhani, Rahmi Puji Lestari, dan Nur Hana, serta didampingi oleh dosen pembimbing M. Ghufroni An Ars, S.Pd., M.Pd. Dalam pengantarnya, tim mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan PKM ini dirancang untuk memberikan pembekalan tidak hanya secara teoritis, tetapi juga pengalaman praktik langsung yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern.
Pelaksanaan PKM difokuskan pada tiga materi utama yang disampaikan secara bergantian dengan metode pembelajaran aktif agar mudah dipahami dan diaplikasikan oleh siswa.
Materi pertama yakni Customer Service, disampaikan oleh Nadila dan Amelia Lau dengan Nur Hana sebagai moderator. Pada sesi ini, siswa tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mengikuti simulasi (roleplay) pelayanan pelanggan. Siswa bergiliran berperan sebagai petugas layanan dan tamu, mempraktikkan cara menyambut tamu dengan senyum, salam, dan sapa (3S), serta menghadapi berbagai skenario pelayanan, seperti menangani keluhan maupun permintaan mendesak.
Melalui simulasi tersebut, siswa dilatih menggunakan nada bicara yang sopan, bahasa tubuh yang profesional, serta sikap empati dalam memberikan pelayanan. Pemateri juga memberikan umpan balik secara langsung sehingga siswa dapat memahami kesalahan dan memperbaikinya. Kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri, keberanian berbicara di depan umum, serta kepekaan siswa terhadap kebutuhan pelanggan.
Materi kedua adalah Health & Safety at Workplace atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang disampaikan oleh Rahmi Puji Lestari dan Putri Ramadhani. Pada sesi ini, siswa dibekali pemahaman mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perkantoran. Mereka diajak mengenali berbagai potensi risiko, seperti kabel yang berserakan, penempatan peralatan yang tidak aman, hingga posisi kerja yang tidak ergonomis.
Selain itu, siswa juga melakukan simulasi pengaturan meja kerja yang aman dan nyaman, mempraktikkan langkah evakuasi sederhana dalam kondisi darurat, serta memahami penggunaan alat pelindung diri sederhana. Materi ini memberikan kesadaran bahwa penerapan K3 merupakan bagian penting dari budaya kerja profesional yang berpengaruh terhadap keselamatan, kenyamanan, dan produktivitas kerja.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan PKM seperti ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan kesiapan kerja siswa.
“Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pelatihan kesekretarisan ini menjadi langkah strategis dalam membekali siswa SMK dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia berharap siswa SMKN 5 Bandar Lampung memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai etika kerja, pelayanan profesional, serta keselamatan kerja, sehingga mampu menjadi lulusan yang siap bersaing dan beradaptasi di dunia industri. (**)
Berita Lainnya
-
Isu Penghapusan TKBM Mengemuka, Wamenaker: Manusia Tak Bisa Diganti Robot
Kamis, 12 Februari 2026 -
FKMPB Soroti Akses Sekolah dan Infrastruktur di Panjang Bandar Lampung
Kamis, 12 Februari 2026 -
Sambut Ramadan, Grand Mercure Lampung Hadirkan Promo Spesial Buka Puasa dengan Panorama Kota dari Ketinggian
Kamis, 12 Februari 2026 -
8.500 Siswa SMA/SMK di Lampung Berminat Kerja dan Belajar ke Jepang
Kamis, 12 Februari 2026









