• Rabu, 11 Februari 2026

Pemprov Lampung Rolling 15 Orang Pejabat Eselon III, Marindo: Berikan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Rabu, 11 Februari 2026 - 11.52 WIB
405

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan saat melantik 15 orang pejabat administrator atau eselon III, Rabu (11/2/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kembali melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 15 orang pejabat administrator atau eselon III, Rabu (11/2/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Lampung Nomor : 800.1.3.3/455/VI.04/2026 yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.

Dalam arahannya Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pengisian jabatan, melainkan momentum peneguhan komitmen dan tanggung jawab untuk membawa perubahan nyata di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Ia menyebut, di pundak para pejabat yang dilantik hari ini, dititipkan harapan besar masyarakat Lampung terhadap hadirnya pemerintahan yang melayani, berdaya saing, dan berorientasi masa depan.

"Hari ini bukan hanya tentang pelantikan jabatan, tetapi tentang peneguhan komitmen dan tanggung jawab untuk membawa perubahan. Saya titipkan harapan besar masyarakat Lampung terhadap hadirnya pemerintahan yang melayani, berdaya saing, dan berorientasi masa depan," ujar Marindo.

Menurutnya, jabatan administrator merupakan posisi strategis dalam pergerakan roda organisasi pemerintahan.

Pejabat administrator tidak hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga sebagai pemimpin yang menentukan arah kerja, membangun budaya organisasi, serta menjaga kualitas pelayanan publik di unit kerja masing-masing.

"Provinsi Lampung saat ini tengah bergerak menuju pemerintahan yang adaptif, digital, dan berintegritas, sejalan dengan tantangan zaman dan dinamika global," kata dia

Karena itu, ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk memiliki pola pikir visioner, keberanian berinovasi, serta kesiapan meninggalkan pola kerja lama yang tidak lagi relevan.

"Jangan takut pada perubahan. Jadikan perubahan sebagai peluang untuk menciptakan kinerja yang lebih baik dan pelayanan yang lebih bermakna bagi masyarakat," tegasnya.

Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi sebagai instrumen untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan akurasi, serta memperluas jangkauan pelayanan publik.

Dalam setiap langkah pengabdian, Marindo mengingatkan pentingnya memegang teguh nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

"Nilai-nilai tersebut bukan sekadar slogan, melainkan fondasi untuk membangun dan menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah," kata dia.

Di akhir sambutannya, Marindo berharap para pejabat administrator mampu menjadi pemimpin yang menginspirasi, bukan sekadar mengawasi; membangun kepercayaan, bukan menimbulkan ketakutan serta bekerja dengan hati, bukan hanya memenuhi kewajiban.

Ia juga meminta agar para pemimpin di setiap unit kerja membangun energi positif di lingkungan kerja, memberi ruang bagi ide dan kreativitas, serta mendorong setiap pegawai memberikan kontribusi terbaiknya.

"Keberhasilan saudara dalam menjalankan amanah ini akan diukur dari dampaknya, dari apa yang dirasakan masyarakat. Bukan dari banyaknya program yang dibuat, tetapi dari perubahan yang benar-benar terjadi," pungkasnya. (*)