276 CJH Metro Manasik Haji Terintegrasi, Wali Kota Tekankan Spirit Keikhlasan
Walikota Metro, Bambang Iman Santoso saat menyampaikan sambutannya. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Sebanyak 276 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota
Metro mengikuti Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 Hijriah yang
diselenggarakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Metro, di Masjid Agung
Taqwa Kota setempat, Selasa (10/2/2026).
Dari pantauan dilokasi, kegiatan ini menjadi titik awal pembekalan serius
bagi para jamaah sebelum menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Manasik
haji tahun yang mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan
tersebut merupakan bentuk pendekatan yang menegaskan komitmen negara dan
pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan ibadah yang inklusif, manusiawi,
dan berkeadilan.
Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso dalam sambutannya menegaskan bahwa
manasik haji bukan sekadar formalitas, melainkan bekal utama agar ibadah haji
benar-benar bernilai mabrur.
“Tidak ada balasan untuk haji mabrur kecuali surga dari Allah SWT. Ikuti
pembekalan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada yang tidak berangkat
karena merasa sudah paham. Manasik dari Kementerian Haji ini sangat dibutuhkan,
terutama agar jamaah siap lahir dan batin,” kata dia.
Bambang menekankan bahwa ibadah haji adalah perjalanan panjang yang sarat
ujian. Oleh karena itu, manasik juga harus dimaknai sebagai ruang membangun
kebersamaan dan solidaritas antarjamaah.
“Jadikan manasik ini sebagai wahana silaturahmi. Di Tanah Suci nanti, kita
tidak bisa berjalan sendiri. Saling tolong-menolong adalah kunci,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kesempatan berhaji adalah anugerah yang datang
setelah penantian panjang. Karena itu, seluruh rangkaian ibadah harus dijalani
dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.
“Jangan mempersulit diri. Jika ada masalah, katakanlah ‘ini yang terbaik
dari Allah SWT’. Jadikan Allah satu-satunya penolong dalam setiap kesulitan,”
pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Metro,
Raisan Sudiatama mengapresiasi kehadiran Wali Kota Metro yang dinilainya
sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pelayanan jamaah haji.
"Hari ini kita melaksanakan Manasik Haji tingkat kota. Selanjutnya
akan dilanjutkan Manasik Haji tingkat kecamatan pada tanggal 11 hingga 14
Februari 2026,” jelas Raisan.
Ia merinci bahwa pelaksanaan manasik tingkat kecamatan akan dibagi ke dalam
dua zona guna memudahkan jamaah dan memastikan efektivitas pembekalan.
"Zona satu dipusatkan di Masjid Al Awal, dan zona dua dipusatkan di
Masjid Nur Hidayah. Pada musim haji tahun 2026, Kementerian Haji dan Umrah Kota
Metro akan memberangkatkan 276 jamaah, yang terdiri dari 125 jamaah laki-laki
dan 151 jamaah perempuan," tandasnya.
Komposisi tersebut semakin menegaskan pentingnya pendekatan haji yang ramah
lansia, disabilitas, dan perempuan sebagaimana tema manasik tahun ini. Manasik
haji terintegrasi ini diharapkan tidak hanya membekali jamaah dengan pemahaman
teknis ibadah, tetapi juga menanamkan nilai kesabaran, kebersamaan, dan
keikhlasan, agar seluruh jamaah Kota Metro kelak kembali ke tanah air dengan
predikat haji mabrur, membawa perubahan akhlak dan keberkahan bagi lingkungan
sekitarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Perkuat Kapasitas SDM Gakkum, Polres Metro Sosialisasikan UU Narkotika
Rabu, 11 Februari 2026 -
Wali Kota Metro Tegaskan Jabatan Sekda Terbuka bagi Siapa Pun yang Kompeten
Rabu, 11 Februari 2026 -
Dalih Tekanan Massa Disorot, HMI Pertanyakan Konsistensi Kepemimpinan Wali Kota Metro
Selasa, 10 Februari 2026 -
Polres Metro Ungkap dari 204 Satkamling Hanya 55 yang Aktif
Selasa, 10 Februari 2026









