Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di Simpang Agung, Ni Ketut Dewi Nadi Tekankan Persatuan
Kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ke-I di Simpang Agung, Kecamatan Simpang Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos, menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ke-I.
Kegiatan tersebut digelar di Simpang Agung, Kecamatan Simpang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, pada Sabtu (07/02/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat sebagai upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan ideologi Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi DPRD dalam menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos, serta akademisi dan praktisi pendidikan, Dr. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd.
Dalam pemaparannya, Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan pentingnya mempertahankan ideologi Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup bangsa Indonesia.
Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan tantangan global, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan agar tidak terkikis oleh paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa.
"Kita harus mempertahankan ideologi Pancasila. Nilai-nilai Pancasila harus benar-benar dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ni Ketut Dewi Nadi.
Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menekankan bahwa pengamalan Pancasila harus dilakukan secara utuh dan menyeluruh. Ia menjelaskan bahwa setiap sila memiliki nilai penting yang saling berkaitan.
"Kita harus melaksanakan sepenuhnya nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, dan nilai demokrasi agar tercipta kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” ujarnya.
Dr. Candra Puasati, memberikan pemaparan secara sistematis dengan membedah makna filosofis dan implementasi praktis sila pertama hingga sila kelima Pancasila.
Ia menekankan bahwa pemahaman yang utuh terhadap Pancasila akan mendorong masyarakat untuk bersikap lebih bijak dalam menghadapi perbedaan.
Dalam sesi diskusi, Dr. Candra mengajak peserta untuk berbagi pengalaman penerapan nilai Pancasila di lingkungan mereka, seperti toleransi antarwarga, gotong royong, serta penyelesaian masalah melalui musyawarah.
Kegiatan berlangsung secara dialogis dan partisipatif, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memahami nilai-nilai kebangsaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat persatuan bangsa. (*)
Berita Lainnya
-
Terpilih Aklamasi, Musa Ahmad Kembali Pimpin Golkar Lampung Tengah
Sabtu, 07 Februari 2026 -
Janji Uang Gaib Berujung Meja Hijau, Dukun Palsu di Lamteng Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Sabtu, 07 Februari 2026 -
Dua Prajurit TNI Gagalkan Aksi Penjambretan di Lampung Tengah
Rabu, 04 Februari 2026 -
KPK Periksa Sekwan DPRD Lampung Tengah, Dalami Dugaan Suap Proyek Era Ardito Wijaya
Rabu, 04 Februari 2026









