• Senin, 09 Februari 2026

Pembangunan Jembatan di Way Bungur Masih Tahap Penyelidikan Tanah dan Kajian Teknis

Senin, 09 Februari 2026 - 13.43 WIB
33

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah (kiri), Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan (tengah), Plt Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur, Primadiartha Ramadheni, saat dimintai keterangan, Senin (9/2/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pembangunan jembatan permanen di Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur yang sempat viral beberapa waktu terakhir mulai dilakukan uji teknis dan kajian lanjutan sebagai tahap awal perencanaan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan, kelayakan lokasi, serta efektivitas desain jembatan yang akan dibangun.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan bahwa sebelum pembangunan jembatan permanen dilakukan, pemerintah harus memastikan seluruh aspek teknis terpenuhi.

"Untuk jembatan permanen, kita tidak bisa terburu-buru. Perlu penelitian lanjutan, terutama penyelidikan tanah, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," ujar Taufiqullah saat dimintai keterangan, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, saat ini sedang dilakukan pengumpulan data teknis, meliputi penyelidikan tanah melalui sondir, hand bore, dan boring log, guna mengetahui daya dukung tanah serta menentukan desain jembatan yang paling aman dan sesuai dengan kondisi lapangan.

Taufiqullah menambahkan, lokasi rencana pembangunan jembatan berada di wilayah yang memiliki sejumlah tantangan, di antaranya rawan banjir dan berada di kawasan hutan lindung.

Kondisi tersebut membuat penentuan lokasi atau lokus pembangunan harus dikaji secara matang dan melibatkan instansi terkait, seperti Dinas Kehutanan dan BPKH Kementerian Kehutanan.

"Kalau lokasinya tidak tepat dan sering terendam, tentu pembangunan jembatan tidak akan optimal. Kita tidak ingin jembatan dibangun lalu berisiko terendam atau hanyut," katanya.

Sementara itu Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, pemerintah telah menyiapkan solusi jangka pendek berupa jembatan gantung sementara.

Jembatan ini direncanakan memiliki panjang sekitar 100 meter dengan lebar 1,2 hingga 1,5 meter dan akan difasilitasi oleh TNI melalui Kodam, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

"Adapun jembatan permanen nantinya akan dibangun oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Jalan Nasional Provinsi Lampung, dengan rencana lebar sekitar 7 meter," sambungnya.

Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur, Primadiartha Ramadheni, menyampaikan bahwa saat ini seluruh pihak masih melakukan koordinasi dan pengambilan data di lapangan sebagai bahan kajian lanjutan.

"Kita bersinergi dengan semua pihak untuk mencari solusi yang paling cepat, efektif, dan efisien. Saat ini tim dari BPJN, PUPR, dan instansi terkait masih berada di lapangan untuk pengambilan data teknis," ujarnya.

Pemerintah berharap masyarakat dapat bersabar selama proses kajian berlangsung, agar pembangunan jembatan permanen di Way Bungur dapat dilaksanakan sesuai perencanaan, aman, dan berkelanjutan. (*)