Pembangunan Jembatan di Way Bungur Masih Tahap Penyelidikan Tanah dan Kajian Teknis
Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah (kiri), Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan (tengah), Plt Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur, Primadiartha Ramadheni, saat dimintai keterangan, Senin (9/2/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pembangunan jembatan permanen
di Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur yang sempat viral beberapa waktu
terakhir mulai dilakukan uji teknis dan kajian lanjutan sebagai tahap awal
perencanaan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan,
kelayakan lokasi, serta efektivitas desain jembatan yang akan dibangun.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi
Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan bahwa sebelum pembangunan jembatan permanen
dilakukan, pemerintah harus memastikan seluruh aspek teknis terpenuhi.
"Untuk jembatan permanen, kita tidak bisa terburu-buru.
Perlu penelitian lanjutan, terutama penyelidikan tanah, karena keselamatan
masyarakat adalah prioritas utama," ujar Taufiqullah saat dimintai
keterangan, Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini sedang dilakukan pengumpulan data
teknis, meliputi penyelidikan tanah melalui sondir, hand bore, dan boring log,
guna mengetahui daya dukung tanah serta menentukan desain jembatan yang paling
aman dan sesuai dengan kondisi lapangan.
Taufiqullah menambahkan, lokasi rencana pembangunan jembatan
berada di wilayah yang memiliki sejumlah tantangan, di antaranya rawan banjir
dan berada di kawasan hutan lindung.
Kondisi tersebut membuat penentuan lokasi atau lokus pembangunan
harus dikaji secara matang dan melibatkan instansi terkait, seperti Dinas
Kehutanan dan BPKH Kementerian Kehutanan.
"Kalau lokasinya tidak tepat dan sering terendam, tentu
pembangunan jembatan tidak akan optimal. Kita tidak ingin jembatan dibangun
lalu berisiko terendam atau hanyut," katanya.
Sementara itu Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov
Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan untuk menjawab kebutuhan mendesak
masyarakat, pemerintah telah menyiapkan solusi jangka pendek berupa jembatan
gantung sementara.
Jembatan ini direncanakan memiliki panjang sekitar 100 meter
dengan lebar 1,2 hingga 1,5 meter dan akan difasilitasi oleh TNI melalui Kodam,
bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten
Lampung Timur.
"Adapun jembatan permanen nantinya akan dibangun oleh
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Jalan
Nasional Provinsi Lampung, dengan rencana lebar sekitar 7 meter,"
sambungnya.
Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Timur, Primadiartha
Ramadheni, menyampaikan bahwa saat ini seluruh pihak masih melakukan koordinasi
dan pengambilan data di lapangan sebagai bahan kajian lanjutan.
"Kita bersinergi dengan semua pihak untuk mencari solusi
yang paling cepat, efektif, dan efisien. Saat ini tim dari BPJN, PUPR, dan
instansi terkait masih berada di lapangan untuk pengambilan data teknis,"
ujarnya.
Pemerintah berharap masyarakat dapat bersabar selama proses
kajian berlangsung, agar pembangunan jembatan permanen di Way Bungur dapat
dilaksanakan sesuai perencanaan, aman, dan berkelanjutan. (*)
Berita Lainnya
-
Pemkot Bandar Lampung Buka Pemilihan Muli Mekhanai 2026, Berikut Syaratnya
Senin, 09 Februari 2026 -
Kostiana: HPN 2026 Momentum Perkuat Peran Strategis Pers
Senin, 09 Februari 2026 -
YJI Lampung Gencarkan Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan pada Anak
Senin, 09 Februari 2026 -
Usut Kematian Pria Terbungkus Plastik, Polisi Periksa 5 Saksi
Senin, 09 Februari 2026









