• Jumat, 06 Februari 2026

Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan, Disdikbud Lambar Luncurkan Sejumlah Program Straregis

Jumat, 06 Februari 2026 - 13.30 WIB
32

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Barat, Tati Sulastri. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pemerintah Lampung Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus melakukan terobosan strategis dalam meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan di Bumi Beguai Jejama Sai Betik.

Kepala Disdikbud Lampung Barat, Tati Sulastri mengatakan, terobosan di sektor pendidikan ini merupakan implementasi dari komitmen Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Drs. Hi. Mad Hasnurin dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Salah satu program unggulan yang terus diperkuat adalah pemberian seragam sekolah gratis bagi peserta didik, untuk meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memastikan tidak ada anak yang terhambat bersekolah karena persoalan biaya dasar pendidikan.

“Seragam sekolah gratis ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, agar anak-anak tetap bisa bersekolah dengan layak dan setara,” ujar Tati Sulastri saat dihubungi kupastuntas.co, Jumat (6/2/2026).

Selain itu, Disdikbud Lampung Barat juga menggulirkan berbagai program beasiswa pendidikan yang menyentuh aspek akademik dan budaya.

Beasiswa tersebut meliputi beasiswa seni dan budaya, beasiswa satu sarjana bagi keluarga tidak mampu, serta beasiswa Bahasa Lampung.

Menurut Tati, program beasiswa ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga sebagai langkah konkret menjaga dan melestarikan identitas budaya lokal Lampung Barat melalui jalur pendidikan formal.

"Kami ingin pendidikan di Lampung Barat tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya dan kearifan lokal daerahnya, terlebih Lampung Barat merupakan daerah yang masih menjaga kultur budaya lokal,” kata dia.

Di sisi lain, untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman, Disdikbud Lampung Barat melaksanakan program KORVE (Gerakan Bersih-bersih Satuan Pendidikan). Program ini wajib dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan secara serentak setiap hari Jumat.

Kegiatan KORVE mencakup pembersihan ruang kelas, ruang guru, halaman sekolah, taman, drainase, toilet, tempat cuci tangan, hingga area parkir dan lingkungan sekitar sekolah. Seluruh warga sekolah dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Tati menjelaskan, KORVE juga terintegrasi dengan konsep Eco School, yakni mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta menjadikan kebersihan sebagai budaya sekolah.

"Melalui KORVE dan Eco School, kami ingin menanamkan karakter disiplin, peduli lingkungan, dan tanggung jawab kepada peserta didik sejak dini,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh program pendidikan itu dirancang saling terintegrasi agar tidak berjalan parsial, melainkan menjadi satu kesatuan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Lampung Barat secara berkelanjutan.

Pemerintah Lampung Barat menaruh harapan besar agar dunia pendidikan menjadi fondasi utama pembangunan daerah, sekaligus mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

"Pak Bupati berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan nilai-nilai kebangsaan, sehingga anak-anak Lampung Barat tumbuh menjadi generasi yang membanggakan daerahnya,” pungkas Tati. (*)