• Senin, 30 Maret 2026

BI dan Pemprov Lampung Perkuat Sektor Pertanian Target Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 persen

Kamis, 05 Februari 2026 - 14.25 WIB
7

Kepala Perwakilan BI Lampung, Bimo Epyanto. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat sektor pertanian sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah, dengan target laju pertumbuhan dapat menembus angka 6 persen.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi Lampung, sehingga perlu didorong melalui berbagai program strategis, termasuk peningkatan produktivitas dan hilirisasi komoditas.

“Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian. Jika dikelola secara optimal dan terintegrasi, kita optimistis pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6 persen,” ujarnya.

Penguatan sektor pertanian dilakukan melalui sinergi antara Pemprov Lampung dan BI, mulai dari pengendalian inflasi pangan, digitalisasi pertanian, hingga pengembangan ekosistem bisnis berbasis komoditas unggulan.

Kepala Perwakilan BI Lampung, Bimo Epyanto menyebutkan bahwa pihaknya terus mendorong program klaster pangan dan smart farming guna meningkatkan efisiensi produksi serta menjaga stabilitas harga.

Sejumlah komoditas unggulan seperti kopi, padi, jagung, cabai, hingga hortikultura menjadi fokus pengembangan, mengingat kontribusinya yang signifikan terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, BI juga mendorong akses pembiayaan bagi petani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan skema pembiayaan lainnya, sehingga petani dapat meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing.

Pemprov Lampung juga menyiapkan langkah hilirisasi produk pertanian agar memiliki nilai tambah lebih tinggi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperluas pasar, baik domestik maupun ekspor.

Sinergi tersebut turut diperkuat melalui berbagai forum koordinasi seperti Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), yang berperan menjaga stabilitas harga bahan pangan di Lampung.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemprov Lampung optimistis sektor pertanian akan tetap menjadi penopang utama ekonomi daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi dengan BI menjadi kunci. Dengan penguatan sektor pertanian, kita yakin pertumbuhan ekonomi Lampung bisa lebih tinggi dan stabil,” tutupnya. (*)