• Selasa, 03 Februari 2026

Kerukunan Umat Beragama di Bandar Lampung 2025 Kondusif, FKUB: Tak Ada Intoleransi

Selasa, 03 Februari 2026 - 13.50 WIB
19

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandar Lampung, Purna Irawan, Selasa (3/2/2026). Foto: Ist.

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandar Lampung, Purna Irawan, menyampaikan bahwa situasi kerukunan umat beragama di Kota Bandar Lampung sepanjang tahun 2025 berjalan kondusif.

Menurutnya, meskipun sempat terjadi beberapa dinamika di lapangan, seluruhnya hanya bersifat konflik kecil dan dapat diselesaikan dengan cepat melalui komunikasi dan musyawarah.

"Kalau kita lihat sepanjang 2025, situasi kerukunan umat beragama di Kota Bandar Lampung kondusif. Kalaupun ada dinamika, itu hanya konflik kecil dan langsung bisa kita selesaikan,” ujar Purna, Selasa (3/2/2026).

Ia mencontohkan salah satu dinamika yang terjadi di wilayah Labuhan Ratu. Namun, Purna menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan terkait pendirian rumah ibadah, melainkan aktivitas yang keluar dari aula gereja dan dinilai mengganggu masyarakat sekitar.

"Di Labuhan Ratu itu bukan masalah rumah ibadah, tapi lebih kepada kegiatan yang keluar dari aula gereja sehingga mengganggu warga. Dan itu sudah kita selesaikan,” jelasnya.

Selain itu, FKUB juga menangani dinamika terkait pembangunan rumah ibadah di kawasan CitraLand. Saat ini, kata Purna, persoalan tersebut sudah masuk dalam proses penyelesaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Terkait pembangunan rumah ibadah di CitraLand, itu juga sudah dalam proses penyelesaian,” tambahnya.

Purna menegaskan bahwa sepanjang 2025 tidak ditemukan adanya tindakan intoleransi di Kota Bandar Lampung. Ia menilai, jika ada pihak yang menyebut adanya intoleransi, hal tersebut tidak memiliki indikator yang jelas dan tidak berdasar.

"Di tahun 2025 ini, alhamdulillah tidak ada intoleransi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Kota Bandar Lampung yang dinilai sangat selektif dan memberikan perhatian tinggi terhadap upaya menjaga kerukunan umat beragama.

"Kita berterima kasih kepada pimpinan kota yang sangat selektif dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kerukunan umat beragama,” ujarnya.

Ke depan, FKUB berharap kondisi kerukunan umat beragama di Kota Bandar Lampung terus meningkat, seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat. Purna juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bandar Lampung pada tahun 2026, khususnya dari Walikota Eva Dwiana.

"Kita berharap di tahun 2026 mendapat dukungan penuh dari pemerintah kota, terutama Bunda, sehingga Bandar Lampung bisa kita wacanakan menjadi kota wisata toleransi,” pungkasnya. (*)