14 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Lampung Barat Selama 2025
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Lampung Barat, Budi Kurniawan. Foto: Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung
Barat melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan
Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) mencatat masih adanya kasus
kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk Anak Berurusan dengan Hukum (ABH),
dalam dua tahun terakhir. Data tersebut menjadi perhatian serius pemerintah
daerah untuk memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan terhadap perempuan
& anak.
Kepala DPPKBPPPA Lampung Barat, Budi Kurniawan, mengungkapkan
bahwa sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 14 kasus kekerasan terhadap anak
dengan jumlah korban mencapai 21 orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa satu
kasus dapat melibatkan lebih dari satu korban.
Selain itu, pada tahun 2025 juga tercatat tiga kasus kekerasan
terhadap perempuan dengan jumlah korban sebanyak tiga orang. Sementara untuk
kategori Anak Berurusan dengan Hukum (ABH) terdapat tiga kasus yang tercatat
oleh DPPKBPPPA Lampung Barat.
Budi menjelaskan, data tersebut dihimpun dari laporan yang masuk
melalui berbagai kanal pengaduan, baik dari masyarakat, aparat pekon, maupun
lembaga pendamping perlindungan perempuan dan anak yang ada di Lampung Barat.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kasus kekerasan
terhadap anak pada tahun 2024 tercatat lebih tinggi. Pada periode tersebut,
terdapat 19 kasus kekerasan terhadap anak dengan jumlah korban mencapai 50
anak, yang menunjukkan tingginya dampak dari setiap kasus yang terjadi.
Untuk kasus kekerasan terhadap perempuan pada tahun 2024,
DPPKBPPPA mencatat satu kasus dengan satu korban. Sementara itu, jumlah kasus
Anak Berurusan dengan Hukum pada tahun yang sama tercatat sebanyak empat kasus.
“Data ini menjadi dasar bagi kami untuk terus memperkuat
langkah-langkah pencegahan dan pendampingan, baik kepada korban maupun keluarga,”
kata Budi Kurniawan saat dikonfirmasi Kupas Tuntas, Jumat (30/1/2026).
Menurut Budi, penurunan jumlah kasus pada tahun 2025
dibandingkan 2024 menjadi sinyal positif, namun belum bisa dijadikan alasan
untuk lengah. Upaya pencegahan dan edukasi tetap harus dilakukan secara
berkelanjutan dan menyeluruh.
Ia menegaskan, DPPKBPPPA Lampung Barat fokus pada upaya
pencegahan penurunan kasus kekerasan terhadap anak, perempuan, serta ABH dengan
memberikan edukasi langsung kepada masyarakat dan orang tua.
Edukasi tersebut dilakukan dengan menggandeng Satuan Tugas
(Satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak yang tersebar dari tingkat pekon
hingga kabupaten. Satgas ini berperan sebagai garda terdepan dalam mendeteksi,
mencegah, dan melaporkan potensi terjadinya kekerasan.
“Peran orang tua sangat penting. Banyak kasus terjadi karena
kurangnya pengawasan, pemahaman, dan komunikasi dalam keluarga. Ini yang terus
kami tekankan dalam setiap kegiatan sosialisasi,” jelas Budi.
Selain edukasi, DPPKBPPPA juga terus mendorong penguatan
jejaring lintas sektor, termasuk dengan aparat penegak hukum, tenaga pendidik,
dan tenaga kesehatan, untuk memastikan penanganan kasus dilakukan secara
terpadu.
Budi menambahkan, keberadaan Satgas di tingkat pekon diharapkan
mampu mempercepat respons jika terjadi kasus kekerasan, sekaligus menjadi ruang
aman bagi masyarakat untuk melapor tanpa rasa takut.
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, melalui DPPKBPPPA,
berkomitmen untuk terus meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak,
serta menekan angka ABH melalui pendekatan pencegahan, edukasi, dan
pendampingan yang berkelanjutan.
Dengan keterlibatan semua pihak, mulai dari keluarga,
masyarakat, hingga pemerintah, diharapkan kasus kekerasan terhadap perempuan
dan anak di Lampung Barat dapat terus ditekan dan lingkungan yang aman serta
ramah anak dapat terwujud. (*)
Berita Lainnya
-
Setelah Proyek Jalan, Warga Lambar Kini Keluhkan Proyek Irigasi Milik PUPR
Jumat, 30 Januari 2026 -
Rp1,4 Miliar BOP PAUD Digelontorkan untuk 153 Satuan Pendidikan di Lampung Barat
Kamis, 29 Januari 2026 -
Lantik 23 Pejabat Fungsional, Wabup Lampung Barat Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Kamis, 29 Januari 2026 -
Disdikbud Lampung Barat Luncurkan Program 5 Aksi dan 4 Komitmen untuk Dongkrak Mutu Pendidikan
Kamis, 29 Januari 2026









