Mahasiswa PBI Universitas Teknokrat Indonesia Luncurkan Antologi Prosa Berbahasa Inggris
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Teknokrat Indonesia merilis buku antologi prosa berjudul The Long Road Back to Self: Anthology of Adult Children Stories with Vocabulary Test. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan kiprah kreatif melalui peluncuran buku antologi prosa berjudul The Long Road Back to Self: Anthology of Adult Children Stories with Vocabulary Test. Karya ini menjadi salah satu produk unggulan Prodi PBI sekaligus mencerminkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus inovatif, kampus berdampak, dan kampus berkelanjutan.
Antologi tersebut lahir dari mata kuliah Prose yang mendorong mahasiswa tidak hanya memahami teori sastra, tetapi juga mempraktikkan langsung penulisan karya fiksi berbahasa Inggris. Cerita-cerita yang disajikan mengangkat tema adult children stories, yakni kisah reflektif tentang perjalanan individu dewasa dalam menghadapi keluarga, masa lalu, luka batin, serta proses menemukan jati diri.
Dengan gaya bahasa yang beragam dan dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari, para penulis muda berhasil menghadirkan cerita yang emosional, reflektif, dan relevan dengan pengalaman generasi muda. Tema-tema tersebut membuat antologi ini mudah diterima oleh pembaca luas, tidak terbatas pada kalangan akademik.
Keunikan buku ini terletak pada adanya Vocabulary Test di setiap cerita. Fitur tersebut membantu pembaca memahami kosakata penting yang muncul dalam teks, sehingga menjadikan antologi ini tidak hanya bernilai sastra, tetapi juga bermanfaat sebagai media pembelajaran bahasa Inggris. Konsep ini sejalan dengan penguatan literasi dan pendidikan karakter yang kini semakin dikembangkan di dunia pendidikan.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Afrianto, menyampaikan bahwa antologi ini memiliki peran penting dalam pengembangan kompetensi calon guru bahasa Inggris. “Melalui karya ini, mahasiswa dilatih berpikir kritis, reflektif, serta mampu mengaitkan sastra dengan praktik pembelajaran di sekolah,” ujarnya.
Mata kuliah Prose yang diampu oleh Dr. E. Ngestirosa Endang Woro Kasih menerapkan pendekatan project-based learning. Mahasiswa terlibat langsung mulai dari proses penulisan, penyuntingan, hingga penyusunan buku, sehingga menghasilkan pengalaman belajar yang utuh dan bermakna.
Salah satu mahasiswa, Laura Masyitha Alya Nurdiyono, mengungkapkan bahwa proyek penulisan antologi ini meningkatkan keberaniannya dalam berekspresi. “Menulis cerita dalam bahasa Inggris dengan tema yang dekat dengan kehidupan membuat saya lebih berani menuangkan ide dan perasaan. Proses diskusi dan revisi membantu saya memahami sastra secara lebih mendalam,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Mellyza Septia Rini. Menurutnya, keterlibatan dalam penyusunan antologi ini memperkuat kepekaan akademik dan emosional. “Kami belajar menyusun cerita secara runtut dan reflektif. Tantangan memilih diksi yang tepat justru melatih saya berpikir kritis dan empatik sebagai calon guru,” ungkapnya.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., mengapresiasi karya mahasiswa PBI tersebut sebagai wujud pembelajaran yang berdampak nyata. Menurutnya, antologi ini menunjukkan bahwa proses akademik di Universitas Teknokrat Indonesia mampu melahirkan karya kreatif yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan.
“Antologi The Long Road Back to Self membuktikan bahwa pembelajaran tidak berhenti pada teori, tetapi menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi pengembangan literasi dan karakter. Ini sejalan dengan visi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus inovatif, kampus berdampak, dan kampus berkelanjutan,” ujarnya.
Dipamerkannya antologi The Long Road Back to Self dalam kegiatan akademik kampus menegaskan bahwa karya sastra mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas. Karya ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa lain, memperkuat citra Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, serta menegaskan bahwa sastra tetap relevan dan hidup dalam dunia pendidikan masa kini. (**)
Berita Lainnya
-
Realisasi Investasi Lampung 2025 Capai Rp15,1 Triliun, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir
Selasa, 27 Januari 2026 -
Warga Keluhkan Jalan Berlubang dan Drainase Buruk di Jalan Pulau Damar Bandar Lampung
Selasa, 27 Januari 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Tiga Lokasi Gerai Permanen Koperasi Merah Putih
Selasa, 27 Januari 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Kunjungi Kerabat Lampung, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Selasa, 27 Januari 2026









