• Minggu, 08 Februari 2026

UIN RIL Gelar Bimtek Aplikasi Keuangan dan Perencanaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11.18 WIB
1

UIN RIL Gelar Bimtek Aplikasi Keuangan dan Perencanaan. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melalui Bagian Keuangan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Perencanaan dan Keuangan Modul Pengeluaran di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic & Research Center, Rabu (21/01/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan setelah UIN Raden Intan Lampung resmi meluncurkan AKURIN (Aplikasi Keuangan dan Perencanaan Raden Intan) pada akhir 2025.

AKURIN dirancang sebagai sistem terintegrasi untuk mendukung proses perencanaan dan pengelolaan keuangan di lingkungan kampus.

Bimtek berlangsung selama dua hari, 21–22 Januari 2026, dan dibuka oleh Kepala UPT PTIPD UIN RIL, Prof. Dr. Achi Rinaldi, M.Si. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kehadiran AKURIN merupakan hasil kerja kolaboratif antara unsur perencanaan, keuangan, dan PTIPD.

Menurutnya, pengembangan sistem ini sejalan dengan arah kebijakan nasional, khususnya Asta Cita Presiden terkait tata kelola digital serta Asta Protas Kementerian Agama tentang transformasi digital.

“Dengan AKURIN, harapannya seluruh proses menjadi lebih mudah, akuntabel, presisi, akurat, efisien, dan efektif. Melalui sistem ini, potensi kesalahan dapat diminimalkan, tentu dengan catatan aplikasi digunakan secara optimal,” ujarnya.

Seluruh alur layanan dan pekerjaan di lingkungan kampus, kata dia, dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan sistem digital dan regulasi dari pemerintah pusat.

“Mau tidak mau kita harus beradaptasi agar tidak tertinggal,” tandasnya.

Koordinator Keuangan UIN RIL, Ahmad Faisol Ansori, S.E., M.S.Ak., dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa Bimtek AKURIN memiliki peran yang penting dan strategis. 

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh unit kerja memiliki pemahaman yang sama dalam penggunaan aplikasi, serta mampu mengimplementasikannya secara efektif dan berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa AKURIN tidak hanya menghadirkan sebuah aplikasi, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya kerja baru yang lebih tertib dan patuh terhadap regulasi. 

Keberhasilan implementasi sistem ini, lanjutnya, sangat bergantung pada komitmen dan kesungguhan seluruh pengguna.

Ahmad Faisol menjelaskan bahwa AKURIN merupakan cikal bakal sistem informasi terintegrasi di UIN RIL. Ke depan, sistem ini direncanakan terhubung dengan berbagai layanan, mulai dari sistem remunerasi, kepegawaian, surat tugas, hingga modul perjalanan dinas (SPPD).

Selain itu, AKURIN juga akan mendukung fungsi pengawasan oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) secara real time, serta layanan pemesanan fasilitas kampus melalui Pusat Pengembangan Bisnis (Pusbis).

“Seluruh proses perencanaan hingga pengawasan diharapkan dapat berjalan lebih akuntabel dan berbasis data, sehingga pimpinan dapat mengambil keputusan secara tepat melalui dashboard yang tersedia,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti Bimtek dengan serius, tidak hanya memahami aspek teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga memiliki kesamaan persepsi serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Bimtek ini diikuti oleh Kepala SPI, Ketua Lembaga, Kepala Pusat, Kopertais, Kepala Bagian/Koordinator, Kasubbag/Subkoordinator, BPP, Admin RPD, Verifikator, Admin Unit, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Adapun sesi pemaparan dijelaskan oleh Wawan Gunawan, M.Kom dari PTIPD UIN RIL dan Ida Nirwana, S.E., M.S.Ak. dari Bagian Keuangan. (*)