• Rabu, 21 Januari 2026

KONI Lampung Siapkan Sejumlah Cabor untuk Hidupkan Destinasi Wisata Olahraga di Kota Baru

Rabu, 21 Januari 2026 - 13.46 WIB
16

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terus melakukan terobosan dalam penguatan fasilitas cabang olahraga (Cabor) sekaligus menghidupkan kawasan Kota Baru sebagai destinasi sport tourism atau wisata olahraga.

Terbaru, KONI Lampung mengakomodasi kebutuhan lahan bagi Pengprov Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Lampung yang akan difokuskan untuk pembinaan atlet nomor Menembak Berburu, Skeet, dan Trap.

Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Cabor yang membutuhkan lahan terbuka luas. Saat ini, KONI Lampung tengah menjalin komunikasi intensif terkait pemanfaatan lahan di kawasan Taman Kehati, Kota Baru.

"Lahan di Kota Baru kami siapkan untuk tempat latihan maupun pertandingan beberapa Cabor yang membutuhkan area terbuka. Ini bagian dari upaya menghidupkan kawasan tersebut melalui olahraga,” ujar Taufik, Rabu (21/01/2026).

Menurutnya, pemilihan Kota Baru bukan tanpa alasan. Selain memiliki potensi lahan luas, kawasan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi pusat kunjungan masyarakat melalui aktivitas wisata olahraga.

Selain menembak, KONI Lampung juga telah berdiskusi dengan sejumlah Cabor lain untuk dikembangkan di Kota Baru, di antaranya Paramotor, Dayung, Berkuda Memanah (Pordasi), Cricket, Hockey, dan beberapa Cabor lainnya.

"Ini bisa menjadi daya ungkit agar Kota Baru semakin ramai dikunjungi masyarakat untuk berwisata olahraga atau sport tourism,” jelasnya.

Taufik menambahkan, nomor menembak Skeet dan Trap memiliki daya tarik tersendiri karena diminati tidak hanya atlet, tetapi juga para penghobi.

"Nomor Skeet dan Trap ini sangat menarik. Bisa mendatangkan atlet maupun penghobi ke kawasan tersebut. Ini bagus sekali dan tentu akan kami matangkan kembali,” ungkapnya.

Ke depan, KONI Lampung juga mendorong kolaborasi lintas Cabor agar satu kawasan dapat dimanfaatkan bersama secara bergantian.

"Harapannya satu lahan bisa dimanfaatkan oleh satu, dua, bahkan tiga cabor. KONI Lampung sudah membentuk tim yang bergerak khusus untuk menyiapkan hal ini,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov Perbakin Lampung, Hendro Susanto, menyambut antusias dukungan dari KONI Lampung.

Ia menjelaskan, nomor Berburu dan Trap membutuhkan lahan yang cukup spesifik dengan luas sekitar lima hektare, atau setara lima kali lapangan sepak bola memanjang.

"Luas itu untuk area perlombaan. Ditambah area parkir dan fasilitas pendukung lainnya, lahan sekitar lima hektare sudah memadai,” kata Hendro.

Dengan tersedianya lahan latihan tersebut, Perbakin Lampung optimistis kualitas atlet akan meningkat. Selain itu, ketersediaan venue juga ditargetkan dapat menambah nomor pertandingan yang akan diikuti pada ajang PON 2028 mendatang.

Sebagai bagian dari persiapan, Perbakin Lampung menargetkan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Menembak pada 2026.

"Ini akan segera kami kerjakan. Tahun ini kami menargetkan bisa menggelar Kejurnas. Semoga bisa cepat terlaksana,” tandasnya. (*)