DLH Bandar Lampung Tambah 46 Armada Baru, Angkut Sampah 800 Ton per Hari
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Budi Ardiyanto, Selasa (20/1/2026). Foto: Sri/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung menambah puluhan armada pengangkut sampah pada tahun 2026 guna memastikan seluruh wilayah kota terlayani secara maksimal.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Budi Ardiyanto, mengatakan penambahan armada dilakukan untuk menjaga efektivitas pelayanan pengangkutan sampah di 20 kecamatan, seiring tingginya volume sampah harian.
"Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan pengangkutan sampah di 20 kecamatan tetap berjalan efektif seiring dengan volume sampah harian yang cukup tinggi,” ujar Budi, Selasa (20/1/2026).
Saat ini, DLH Bandar Lampung telah mengoperasikan 60 unit mobil dump truck dan 24 unit truk ambrol. Selain itu, terdapat 25 unit mobil carry yang difokuskan untuk menyisir sampah di jalan protokol serta kawasan permukiman yang sulit dijangkau kendaraan besar.
"Mobil carry ini sangat membantu, terutama untuk daerah padat penduduk dan gang-gang sempit,” jelasnya.
Budi mengungkapkan, pada tahun 2026 akan ada penambahan armada baru yang terdiri dari 20 unit mobil dump truck, 15 unit truk ambrol, dan 11 unit mobil carry.
"Total penambahan armada mencapai 46 unit, " katanya.
Menurutnya, penambahan tersebut bukan tanpa alasan. Pengangkutan sampah di Kota Tapis Berseri dilakukan secara rutin setiap hari guna mencegah terjadinya penumpukan sampah.
"Operasional pengangkutan dimulai sejak pukul 04.00 WIB. Armada terus bergerak hingga malam hari, dengan batas waktu operasional sampai pukul 00.00 WIB,” paparnya.
Dengan jadwal operasional yang padat, armada baru diharapkan dapat meringankan beban kendaraan lama sekaligus mempercepat proses pembersihan kota.
Berdasarkan data Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, volume sampah yang diangkut DLH Kota Bandar Lampung setiap hari mencapai ratusan ton.
"Dalam satu hari, sampah yang masuk ke TPA Bakung berkisar antara 700 hingga hampir 800 ton,” tutup Budi. (*)
Berita Lainnya
-
Pesangon Rp480 Juta Belum Dibayar, 5 Mantan Karyawan Koperasi Kekar Ngadu ke DPRD Lampung
Selasa, 20 Januari 2026 -
Jabatan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Dilelang
Selasa, 20 Januari 2026 -
Setahun Program MBG Tuai Sorotan, Pengamat Minta Pemerintah Perbaiki Standar Keamanan Pangan
Selasa, 20 Januari 2026 -
Bulog Lampung Serap Gabah 202.564 Ton Sepanjang 2025, Lampaui Target 130 Persen
Selasa, 20 Januari 2026









