• Kamis, 15 Januari 2026

Hadiri Musancab di Lambar, Winarti Tegaskan PDI Perjuangan Partai Penyeimbang Pro Rakyat

Kamis, 15 Januari 2026 - 13.13 WIB
18

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti saat menyampaikan sambutan dalam acara Musancab VI PDI Perjuangan Lampung Barat Tahun 2026 di GOR Ajisaka, Kawasan Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (15/1/2026). Foto: Echa/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti, menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di Kabupaten Lampung Barat menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan terus berkembang sebagai partai yang matang dan demokratis.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI PDI Perjuangan Lampung Barat Tahun 2026 di GOR Ajisaka, Kawasan Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (15/1/2026), dan dihadiri oleh jajaran pengurus partai, kader, serta tamu undangan dari berbagai unsur.

Winarti menegaskan bahwa PDI Perjuangan menjalankan proses regenerasi kepemimpinan tanpa menyinggung atau menafikan peran partai politik lain. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang selama ini turut menjaga iklim demokrasi di Lampung Barat.

“Regenerasi kepemimpinan di Lampung Barat ini adalah bukti PDI Perjuangan terus berkembang. Kami juga menitipkan partai kepada Pak Bupati dan menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan partai lain, instansi, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Winarti.

Ia berharap seluruh kader PDI Perjuangan dapat mengikuti arahan dan keputusan partai dengan penuh kedisiplinan. Menurutnya, Musancab merupakan agenda lima tahunan yang harus dijalankan secara tertib dan sesuai mekanisme organisasi.

Winarti juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan terkait sikap politik partai terhadap pemerintahan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran. “Saya berpesan agar seluruh kader memahami sikap dan keputusan partai sebagaimana hasil Kongres PDI Perjuangan yang disampaikan Ketua Umum,” katanya.

Dalam sambutannya, Winarti menegaskan posisi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang dalam pemerintahan. Ia menekankan bahwa kebijakan yang pro rakyat harus didukung sepenuhnya, sementara kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat harus dikritisi secara konstruktif.

“Kita adalah partai penyeimbang. Kebijakan yang baik dan bermanfaat bagi rakyat harus kita dukung penuh, sejalan dengan visi dan misi bupati, gubernur, dan presiden,” tegasnya.

Ia mengaku hadir langsung di Lampung Barat karena daerah tersebut menjadi perhatian khusus PDI Perjuangan dalam lima tahun ke depan. Winarti menegaskan bahwa kader diperbolehkan mengkritisi kebijakan yang tidak pro rakyat demi memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.

“Kalau ada program yang tidak pro rakyat, sampaikan melalui fraksi DPRD Lampung Barat. Laporkan jika ada pembangunan yang tidak benar, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat,” ujarnya.

Winarti juga menyinggung masih adanya pekerjaan rumah di sektor infrastruktur di Lampung Barat. Ia meminta seluruh kader untuk membantu pemerintah daerah agar program pembangunan dapat terealisasi dengan optimal.

“Pak Parosil sudah bekerja keras. Kalau ada program yang belum terealisasi, mari kita bantu. Infrastruktur masih menjadi PR yang harus kita lanjutkan bersama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Winarti menyampaikan apresiasi atas sambutan meriah yang ditampilkan oleh PDI Perjuangan Lampung Barat melalui pertunjukan seni dan budaya.

“Tadi luar biasa, ada pertunjukan silat dan seni budaya. Itu latihannya pasti tidak sebentar. Keren dan membanggakan,” ucap Winarti.

Ia juga menyoroti kondisi anggaran daerah serta pentingnya dukungan terhadap perbaikan infrastruktur jalan yang masih rusak, mengingat Lampung Barat merupakan daerah penghasil sayur, buah, dan beras.

“Kami memahami keterbatasan APBD, tapi ke depan jalan-jalan yang rusak harus disempurnakan karena Lampung Barat ini daerah penyangga pangan,” ujarnya.

Winarti turut mengingatkan kader PDI Perjuangan di Lampung Barat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam. Ia berbagi pengalaman saat turun langsung membantu korban bencana di Aceh bersama Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan.

“Kami melihat langsung betapa sulitnya masyarakat menghadapi bencana. Penanganan bencana harus dianggarkan lebih besar, cepat, dan berkesinambungan,” katanya.

Ia juga mendoakan agar Lampung Barat selalu dalam kondisi aman dan terhindar dari bencana, seraya menegaskan bahwa DPD dan DPC PDI Perjuangan terus melakukan konsolidasi hingga tingkat anak ranting.

Menutup sambutannya, Winarti menegaskan bahwa siapa pun yang ditugaskan menjadi Ketua PAC harus siap menjalankan amanah partai dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

“Siapa pun yang ditugaskan menjadi Ketua PAC harus siap menjalankan tugas. Tidak boleh menolak dan tidak boleh ribut. Keputusan DPD partai bersifat final,” tegas Winarti.

Ia menambahkan bahwa hasil rekomendasi kepemimpinan PAC di 15 kecamatan akan diumumkan dan tidak dapat diubah, kecuali yang bersangkutan mengundurkan diri sesuai ketentuan partai. (*)