Pemprov Lampung Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Perbaikan 24 Jembatan
Kepala Bidang (Kabid) Jembatan Dinas BMBK Provinsi Lampung, Asep Wirakarsa. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK)
terus berupaya untuk menggenjot pembangunan infrastruktur penghubung
antarwilayah.
Pada tahun anggaran ini, Dinas BMBK menargetkan penanganan pada 24 titik jembatan yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Kepala Bidang (Kabid) Jembatan Dinas BMBK Provinsi Lampung, Asep Wirakarsa, menjelaskan bahwa penanganan ke 24 jembatan tersebut terbagi dalam beberapa kategori pengerjaan, mulai dari pembangunan baru hingga rehabilitasi.
"Untuk tahun ini total ada 24 titik. Rinciannya, ada satu pembangunan jembatan, enam penggantian jembatan, dan sisanya 17 titik adalah rehabilitasi," ujar Asep saat dimintai keterangan, Selasa (12/1/2026).
Asep memaparkan, total anggaran yang disiapkan untuk penanganan seluruh jembatan tersebut mencapai Rp48 miliar. Anggaran ini mencakup biaya fisik konstruksi hingga pemeliharaan.
"Dari puluhan jembatan tersebut, terdapat tujuh jembatan yang menjadi perhatian dan menjadi prioritas penggantian dan perbaikan pada tahun ini," tuturnya.
Ia memaparkan ke tujuh jembatan tersebut adalah pembangunan jembatan Way Pegelungan di Kabupaten Tanggamus, pergantian jembatan Way Tawon di Kabupaten Way Kanan, Way Merawan di Kabupaten Tulangbawang Barat.
"Kemudian Way Splot 1 di Kabupaten Lampung Utara, Way Sawah di Way Kanan, Way Tulung Balak di Tulangbawang Barat dan Way Baru di Pesawaran," paparnya.
Selain tujuh lokasi tersebut, Asep menambahkan adanya percepatan pembangunan untuk Jembatan Way Nuri di Tulang Bawang Barat. Langkah ini diambil menyusul insiden jembatan putus yang terjadi di lokasi tersebut beberapa waktu lalu.
"Way Nuri sudah masuk spot-nya tahun ini. Karena kondisinya putus, kita lakukan percepatan dan sudah direncanakan untuk segera dibangun," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut ia mengungkapkan jika sebanyak 864 unit jembatan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Asep mengakui bahwa tantangan perbaikan masih cukup besar mengingat banyaknya jembatan yang membutuhkan penanganan.
"Dari total 864 jembatan, kondisi rusak ringan ada sekitar 300 an unit, dan yang rusak berat tercatat ada 64 unit. Memang masih banyak, namun kita kerjakan secara bertahap," jelas Asep.
Meski demikian, pihaknya optimis dalam jangka waktu lima tahun ke depan, kondisi jembatan di Provinsi Lampung akan semakin membaik secara menyeluruh.
Dalam kesempatan yang sama, Asep juga menyampaikan kabar baik terkait progres pembangunan tahun sebelumnya.
Jembatan Way Sekampung kini telah rampung 100 persen dan sudah memasuki tahap Serah Terima Sementara Pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO).
"Alhamdulillah Jembatan Way Sekampung sudah selesai dan sudah PHO. Bahkan sekarang pemandangannya bagus dan banyak spot foto menarik. Silakan masyarakat bisa berkunjung kesana," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Warga Desa Banjar Agung Sambut Baik Rencana Gabung ke Bandar Lampung, Harap Ekonomi Meningkat
Senin, 09 Februari 2026 -
Polresta Bandar Lampung Boxing Championship 2026 Ajang Cari Bibit Petinju Berprestasi
Senin, 09 Februari 2026 -
Setuju Gabung Bandar Lampung, Kades Margo Mulyo Harap Akselerasi Pembangunan dan Infrastruktur
Senin, 09 Februari 2026 -
54 Juta Orang Miskin Belum Terima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan
Senin, 09 Februari 2026









