Inovasi Kuliner 'Bananies' Antarkan Tiga Mahasiswi FEB UTI Raih Kelulusan
Tiga mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) resmi dinyatakan lulus setelah sukses mempresentasikan proyek bisnis inovatif mereka dalam sidang akhir. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tiga mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) resmi dinyatakan lulus setelah sukses mempresentasikan proyek bisnis inovatif mereka dalam sidang akhir. Ketiga mahasiswi tersebut adalah Yolanda Mutiara, Syania Ivanny Efendi, dan Azzahra Ivana Fatih, mahasiswa Program Studi S1 Manajemen.
Ketiganya dinyatakan lulus dengan capaian membanggakan, yakni karya ilmiah yang telah terpublikasi pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 2, sekaligus mengangkat proyek bisnis berbasis inovasi kuliner lokal bertajuk “Pengembangan Produk Olahan Pisang dengan Varian Topping Saus Berbagai Rasa sebagai Inovasi Kuliner Lokal (Bananies)”.
Proyek ini berhasil menarik perhatian dewan penguji karena mampu mengolah komoditas lokal, khususnya pisang, menjadi produk kuliner bernilai tambah tinggi serta memiliki daya saing pasar.
Ide bisnis Bananies bermula dari luaran Mata Kuliah Manajemen Pemasaran pada semester 3. Melihat potensi pasar yang besar, ketiga mahasiswi tersebut kemudian mengembangkan ide ini secara lebih serius melalui Program Inkubator Bisnis JUARA Universitas Teknokrat Indonesia pada semester 4.
Selama kurang lebih satu tahun, mereka mengikuti tahapan pembinaan intensif yang meliputi:
Pra-Inkubasi, berupa pematangan konsep bisnis dan riset pasar;
Inkubasi, berupa pengembangan produk, pengujian rasa, serta strategi pemasaran;
Pasca-Inkubasi, berupa komersialisasi produk dan penguatan aspek legalitas usaha.
Saat ini, Bananies tidak lagi sekadar menjadi proyek akademik. Usaha ini telah memiliki legalitas lengkap berupa Nomor Induk Berusaha (NIB), Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta pendaftaran merek resmi.
Bananies hadir sebagai solusi camilan modern berbahan dasar pisang yang mengombinasikan tekstur renyah dengan cita rasa manis. Produk yang ditawarkan meliputi:
Pisang Crispy dan Pisang Nugget
Pisang Roll dan Pisang Boom
Bolu Pisang
Keunggulan utama Bananies terletak pada variasi topping dan saus manis yang beragam, sehingga mampu meningkatkan cita rasa kuliner tradisional menjadi lebih modern, kekinian, dan bernilai premium.
Dosen Pembimbing, Monica Septiani, S.I.Kom., MBA., menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan konsistensi ketiga mahasiswi tersebut. Menurutnya, Bananies memiliki potensi pasar yang luas dan prospek bisnis yang menjanjikan, baik di tingkat regional Lampung maupun nasional.
“Keberhasilan Yolanda, Syania, dan Azzahra merupakan bukti bahwa integrasi kurikulum berbasis praktik dengan pembinaan inkubator bisnis mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menjadi wirausahawan muda yang mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menegaskan bahwa capaian tersebut sejalan dengan visi kampus dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya nyata yang berdampak bagi masyarakat.
“Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen mendukung mahasiswa untuk berinovasi, berwirausaha, dan menghasilkan karya ilmiah bereputasi nasional maupun internasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UTI mampu menggabungkan akademik, riset, dan bisnis secara nyata,” ungkapnya.
Dengan keberhasilan ini, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang konsisten mencetak lulusan unggul, inovatif, serta siap bersaing di dunia usaha dan industri. (**)
Berita Lainnya
-
Sambut Tahun 2026, PLN Berikan Diskon 50% Tambah Daya Lewat Aplikasi PLN Mobile
Selasa, 13 Januari 2026 -
RS Urip Sumoharjo Gelar Mini MCU dan Health Talk BLS di PT Altrak 1978
Senin, 12 Januari 2026 -
Catat Laba Rp200 Miliar, Gubernur Mirza Tantang Bank Lampung Perkuat Kredit Produktif Tahun 2026
Senin, 12 Januari 2026 -
Kecelakaan di Kemiling Bandar Lampung Viral, Anggota Polisi Tergeletak dan Alami Kejang-kejang
Senin, 12 Januari 2026









