Sepanjang 2025, Bulog Lampung Salurkan 17.759 Ton Beras SPHP
Beras SPHP. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Perum Bulog Kantor Wilayah
(Kanwil) Lampung mencatat realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan
Harga Pangan (SPHP) sepanjang tahun 2025 mencapai 17.759 ton dari total target
yang ditetapkan sebesar 43.826 ton.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung, Rindo Safutra,
mengatakan penyaluran beras SPHP tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah
menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran, khususnya di Provinsi
Lampung.
"Sepanjang tahun 2025, Bulog Lampung telah menyalurkan beras
SPHP sebanyak 17.759 ton dari target 43.826 ton," ujar Rindo saat dimintai
keterangan, Senin (12/1/2026).
Beras SPHP tersebut disalurkan melalui 949 Toko Mitra SPHP yang
tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, sehingga masyarakat
dapat memperoleh beras dengan harga yang lebih terjangkau.
Rindho menjelaskan, pada tahun 2026 ini program SPHP masih akan
terus dilanjutkan menggunakan sisa kuota tahun kemarin.
"Hingga 11 Januari 2026, realisasi penyaluran beras SPHP di
Provinsi Lampung telah mencapai 18.148 ton," katanya.
Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebutkan bahwa
penyaluran program SPHP beras tahun 2025 diperpanjang hingga 31 Januari 2026.
Perpanjangan tersebut telah mendapat persetujuan dari
Kementerian Keuangan atas usulan Bapanas dengan menggunakan skema Rekening
Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA).
Secara nasional, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal
Ramdhani, menyampaikan bahwa realisasi penyaluran beras subsidi SPHP sepanjang
tahun 2025 mencapai 802.939 ton dari target nasional sebesar 1,5 juta ton. (*)
Berita Lainnya
-
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Perumahan ASN Bebas Banjir, Jadi Contoh Bagi Pengembang
Senin, 12 Januari 2026 -
Lampung Gelar 72 Event Sepanjang 2026, Budaya dan Pariwisata Dominasi Kalender Daerah
Senin, 12 Januari 2026 -
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 122,51 Kg Sabu, DPRD Desak Diusut hingga Akar
Senin, 12 Januari 2026 -
Komnas PA Bandar Lampung Catat 62 Kasus Anak, Sekolah Diminta Perkuat Pencegahan Bullying
Senin, 12 Januari 2026









