• Sabtu, 10 Januari 2026

Kisah Kesembuhan Aira, Pasien Jantung Bawaan yang Berhasil Jalani Tindakan ADO di RS Urip Sumoharjo

Jumat, 09 Januari 2026 - 15.00 WIB
16

Kisah Kesembuhan Aira, Pasien Jantung Bawaan yang Berhasil Jalani Tindakan ADO di RS Urip Sumoharjo. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Harapan dan kebahagiaan menyelimuti keluarga kecil Aira, seorang anak yang didiagnosis mengalami penyakit jantung bawaan berupa kebocoran jantung (Patent Ductus Arteriosus/PDA).

Setelah menjalani tindakan Amplatzer Ductal Occluder (ADO) di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, kondisi Aira kini berangsur pulih dan menunjukkan perkembangan yang sangat baik.

Ibu Aira, Ajeng Fristiani, mengungkapkan bahwa sejak awal putrinya tampak seperti anak pada umumnya. Namun, seiring waktu, Aira mengalami kesulitan menaikkan berat badan meskipun nafsu makannya cukup baik.

Selain itu, Aira juga sering terlihat ngos-ngosan saat bernapas dan memiliki detak jantung yang tidak normal.

Melihat kondisi tersebut, orang tua Aira memutuskan untuk memeriksakan anaknya ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo dan berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung anak, dr. Laili.

Dari hasil pemeriksaan, Aira didiagnosis mengalami kelainan jantung bawaan berupa kebocoran jantung.

Meski sempat merasa sedih dan terpukul, keluarga Aira bertekad untuk memberikan penanganan terbaik.

Atas rekomendasi dokter, Aira kemudian menjalani tindakan catheterization laboratory (Cathlab) dengan metode ADO, yakni prosedur penutupan PDA tanpa operasi besar dan dilakukan melalui pembuluh darah.

"Alhamdulillah tindakan berjalan lancar. Dokter dan tim medis sangat ramah, komunikatif, dan menjelaskan setiap tahapan tindakan serta perawatan lanjutan secara detail,” ujar sang ibu.

Pasca tindakan, perubahan kondisi Aira dirasakan secara signifikan. Napas Aira menjadi lebih lega, nafsu makan meningkat, dan aktivitasnya kembali seperti anak normal pada umumnya. Proses pemulihan pun berlangsung cepat dengan efek samping yang minimal.

Keluarga Aira menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada dokter dan seluruh tim medis Rumah Sakit Urip Sumoharjo atas pelayanan yang profesional dan fasilitas yang memadai. Mereka juga merekomendasikan RS Urip Sumoharjo sebagai rujukan penanganan jantung anak.

"Alhamdulillah sekarang anak saya sudah sehat dan diperbolehkan pulang. Saya sangat puas dengan pelayanan di RS Urip,” tutup Ajeng Fristiani. 

Keberhasilan tindakan ini menjadi bukti komitmen Rumah Sakit Urip Sumoharjo dalam memberikan layanan kesehatan jantung anak yang aman, modern, dan berorientasi pada kesembuhan pasien. (*)