• Jumat, 09 Januari 2026

Okupansi Hotel Lampung Anjlok Saat Libur Nataru

Kamis, 08 Januari 2026 - 16.20 WIB
41

Sekretaris PHRI Lampung, Friandi Indrawan. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Okupansi hotel di Provinsi Lampung selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) anjlok dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung mencatat okupansi hotel selama periode libur akhir tahun hanya mencapai 81 persen dari total 4.256 kamar yang tersedia.

Sekretaris PHRI Lampung, Friandi Indrawan mengatakan, angka ini turun sekitar 5,7 persen jika dibandingkan dengan momen Nataru 2024.

“Secara persentase memang terjadi penurunan sekitar 5,7 persen dibandingkan Nataru tahun lalu,” katanya, Kamis (8/1/2026) dikutip dari IDN Times.

Menurut Friandi, salah satu faktor utama memengaruhi rendahnya kunjungan wisatawan adalah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Hujan yang kerap turun selama masa liburan dinilai membuat banyak wisatawan mengurungkan niat untuk bepergian.

Tak hanya cuaca, isu peringatan megathrust yang ramai diperbincangkan juga disebut ikut memengaruhi psikologis wisatawan.

“Isu megathrust yang berkembang terkesan sangat menakutkan bagi masyarakat dan itu berdampak pada keputusan wisatawan untuk datang ke Lampung,” ujarnya.

Friandi menyebut, faktor lain yang membuat wisatawan menurun karena pilihan destinasi di Lampung dinilai belum banyak mengalami pembaruan.

“Banyak wisatawan yang merasa bosan dengan destinasi yang itu-itu saja, mungkin itu menjadi salah satu penyebabnya,” jelasnya.

Friandi menilai, pemulihan sektor pariwisata tidak bisa hanya dibebankan kepada pelaku usaha. Dibutuhkan sinergi lintas sektor agar Lampung kembali menarik bagi wisatawan.

“Pemerintah berperan menyiapkan infrastruktur dan pengembangan destinasi alam, aparat keamanan menjamin rasa aman, sementara swasta menyediakan akomodasi dan destinasi buatan,” tuturnya. (*)