Perbaikan 17 Ruas Jalan Provinsi Lampung Pakai Uang Pinjaman, Berikut Daftar Jalannya
Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah saat dimintai keterangan, Rabu (7/1/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung akan memperbaiki 17 ruas jalan sepanjang 98,45 kilometer menggunakan dana pinjaman yang diajukan ke Bank BJB.
Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan pihaknya baru saja mengikuti rapat bersama Kementerian Keuangan, Bappeda, dan BPKAD.
Dalam rapat tersebut dipastikan bahwa regulasi mengenai pelampauan defisit anggaran sudah keluar.
"Alhamdulillah, kemarin kami baru pulang rapat dengan Kemenkeu, BMBK, Bappeda, dan BPKAD. PMK terkait batas pelampauan defisit anggaran sudah terbit," kata Taufiqullah saat dimintai keterangan, Rabu (7/1/2026).
Saat ini, Pemprov Lampung masih menunggu surat izin pelampauan defisit anggaran sebagai syarat utama untuk melakukan pinjaman daerah ke Bank BJB.
"Sekarang kita menunggu surat izin pelampauan defisit. Itu yang menandakan kita bisa melakukan pinjaman ke BJB. Insyaallah, kita harapkan minggu depan sudah keluar," ujarnya.
Dana pinjaman Rp1 triliun tersebut akan digunakan untuk perbaikan 17 ruas jalan yang tersebar di hampir seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Ruas-ruas jalan ini dinilai strategis karena dapat mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Taufiqullah menjelaskan, total panjang keseluruhan 17 ruas tersebut mencapai sekitar 380 kilometer, namun volume jalan yang akan ditangani pada tahap ini sepanjang 98,45 kilometer.
"Ruasnya hampir tersebar di seluruh kabupaten/kota. Misalnya Pringsewu - Kalirejo, kemudian Kalirejo - Pandang Ratu hingga Lampung Utara. Ada juga Bandar Jaya - Mandala yang memang sudah lama ditunggu masyarakat," jelasnya.
Ia menambahkan, ruas Bandar Jaya - Mandala akan melengkapi pengerjaan sebelumnya, yakni ruas Kota Gajah - Simpang Randu yang telah lebih dulu selesai.
Selain itu, terdapat ruas Unit 8 - Gedong Aji dan Gedong Aji - Umbul Mesir di wilayah Rawajitu yang memiliki banyak area persawahan.
"Perbaikan jalan ini sangat mendukung sektor pertanian dan perekonomian masyarakat," kata Taufiqullah.
Terkait proses pengadaan, seluruh pekerjaan akan dilakukan melalui lelang dengan skema tender cepat agar proses pengadaan bisa segera dilaksanakan.
Sementara itu, waktu pengerjaan di lapangan akan dibuat lebih panjang agar hasil pekerjaan maksimal.
"Pengadaannya kita percepat, tapi waktu pengerjaannya lebih panjang. Saat ini teman-teman di Bina Marga masih rapat menentukan segmen-segmen jalan yang akan diperbaiki serta pembagian tugas PPK," ujarnya.
Pemprov Lampung menargetkan proses lelang berlangsung pada Januari hingga Februari, sementara pekerjaan fisik di lapangan diupayakan mulai Maret 2026 atau setelah Hari Raya Idulfitri.
Adapun 17 ruas jalan yang akan diperbaiki tersebut meliputi:
1. Kalirejo – Pringsewu (2,50 km)
2. Jabung – Labuhan Maringgai (5 km)
3. Bandarjaya – Mandala (10 km)
4. Wates – Metro (1,5 km)
5. Kalirejo – Bangunrejo (6 km)
6. Padangratu – Pekurun Udik (4 km)
7. Padangratu – Kalirejo (7 km)
8. Kasui – Air Ringkih (5,5 km)
9. Tegal Mukti – Tajab (8,75 km)
10. Simpang Teluk Kiluan – Simpang Umbar (2,5 km)
11. Simpang Umbar – Putih Doh (2,5 km)
12. Suoh – Simpang Blok 9 (4 km)
13. Gedongaji – Umbul Mesir (17, 5km)
14. Brabasan – Wiralaga (10 km)
15. Simpang Korpri – Purwotani (10 km)
16. Jalan RE Martadinata (3,2 km)
17. Lempasing – Padangcermin (2,5 km). (*)
Berita Lainnya
-
Warga Keluhkan Drainase Buruk di Way Dadi, Diduga Jadi Pemicu Banjir Saat Hujan Turun
Kamis, 08 Januari 2026 -
Hujan Deras Guyur Bandar Lampung, Sejumlah Ruas Jalan dan Ratusan Rumah Terdampak Banjir
Kamis, 08 Januari 2026 -
Kasus Penganiayaan Chrisstian Verrel Suyanarta di Bumi Asri Naik Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kamis, 08 Januari 2026 -
Lampu Jalan Roboh Timpa Pengendara di Jalan Bypass Soekarno-Hatta Bandar Lampung
Kamis, 08 Januari 2026









