Dies Natalis ke-32, Universitas Malahayati Gelar International Professors Summit Perkuat Jejaring Global
Dies Natalis ke-32, Universitas Malahayati Gelar International Professors Summit Perkuat Jejaring Global. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Malahayati kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan mutu pendidikan dan kolaborasi internasional melalui penyelenggaraan International Professors Summit yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-32 Universitas Malahayati.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah profesor dan pakar terkemuka, baik dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya Prof. Wamiliana dan Prof. Mustofa Usman dari Universitas Lampung (UNILA), serta Prof. Emeritus Shahrir Mat Zain dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang dikenal sebagai pakar dalam bidang Matematika Islam dan manuskrip klasik.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Arif Jamali, S.Pd., M.Pd., selaku Staf Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul.
Kehadirannya memberikan perspektif kebijakan nasional, khususnya terkait penguatan numerasi dan pendidikan matematika di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Eka Yudha menyampaikan bahwa International Professors Summit memiliki makna strategis bagi Universitas Malahayati.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-32, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam memperkuat posisi Universitas Malahayati di kancah akademik internasional.
"Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Universitas Malahayati untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset. Melalui International Professors Summit, kami menghadirkan sebanyak 11 profesor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sebagai bentuk penguatan kolaborasi akademik global,” jelas Eka Yudha.
Ia menegaskan bahwa Universitas Malahayati berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, penguatan riset, serta perluasan jejaring internasional guna menghadapi tantangan pendidikan di tingkat global.
"Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi seluruh sivitas akademika, sekaligus memperkuat jejaring internasional Universitas Malahayati dalam menjawab tantangan pendidikan global, khususnya terkait isu krisis numerasi,” tutupnya.
Melalui penyelenggaraan International Professors Summit, Universitas Malahayati menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada transformasi pendidikan unggul dan berdaya saing internasional. (*)
Berita Lainnya
-
Defisit APBN 2025 Capai Rp 695,1 Triliun
Kamis, 08 Januari 2026 -
Dana Desa Dipangkas 60 Persen, Akademisi Ingatkan Dampak Serius Bagi Pembangunan dan Ekonomi
Kamis, 08 Januari 2026 -
Hainan Airlines Siap Layani Penerbangan Umrah Internasional dari Bandara Radin Inten II Lampung
Kamis, 08 Januari 2026 -
Dinkes Lampung Temukan Sejumlah Kasus Influenza Tipe A Hingga Akhir 2025
Kamis, 08 Januari 2026









