Pasar Murah Sambangi Wilayah 3T Tanggamus, Warga Antusias Dapat Sembako Murah
Pasar Murah Sambangi Wilayah 3T Tanggamus, Warga Antusias Dapat Sembako Murah. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Tanggamus - Program pasar murah 'Artha Graha Peduli' kembali menyentuh masyarakat di wilayah Terjauh, Terpencil, dan Terluar (3T) Kabupaten Tanggamus.
Di tengah akses geografis yang sulit, kehadiran sembako murah ini menjadi harapan baru bagi warga.
Untuk memastikan distribusi berjalan aman, Satpolairud Polres Tanggamus bersama Polsek Pematangsawa mengawal langsung proses penyaluran hingga ke pelosok.
Kegiatan pasar murah dipusatkan di Pekon Martanda serta menyasar Pekon Tampang Tua dan Tampang Muda.
Kasat Polairud Polres Tanggamus, Iptu Fridy Romadhana P.R., S.Sos., mengatakan pengawalan dimulai sejak Selasa (9/12/2025) malam.
"Paket tiba di wilayah tujuan Rabu pagi dan langsung dilanjutkan pembagian kupon. Dengan pengawalan ini, kami memastikan masyarakat wilayah 3T dapat membeli bahan pokok dengan aman, tertib, dan tepat sasaran,” ujarnya mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Jumat (12/12/2025).
Pasar murah mulai dibuka pada Kamis (11/12/2025). Setiap paket berisi beras 3 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 2 kilogram, dan mi instan 5 bungkus yang dijual hanya Rp60 ribu. Dari 1.036 paket yang disediakan, sebanyak 450 paket telah dibagikan hingga sore hari.
"Pelaksanaan pasar murah dilanjutkan hari ini agar warga pekon sekitar juga mendapatkan kesempatan yang sama,” tambah Iptu Fridy.
Kehadiran program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Nuryati, warga Pekon Martanda, mengaku sangat terbantu.
"Di sini harga kebutuhan pokok sering naik karena jauh dari pasar. Adanya pasar murah ini benar-benar meringankan,” tuturnya.
Warga lainnya, Soleh, mengatakan jarak dan akses jalan yang sulit sering membuat mereka kesulitan membeli kebutuhan dasar.
"Kalau mau belanja, kami harus menyeberang laut atau menempuh jalan rusak berjam-jam. Jadi saat ada pasar murah seperti ini, kami sangat terbantu,” katanya.
Hal senada disampaikan Yuni Astuti, ibu rumah tangga yang datang sejak pagi untuk mengambil kupon.
"Harganya murah sekali untuk ukuran daerah kami. Terima kasih sudah peduli ke warga 3T. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini sering dilaksanakan,” ujarnya.
Bagi warga 3T yang selama ini bergantung pada pasokan dari luar pekon, kehadiran pasar murah Artha Graha Peduli menjadi momen yang ditunggu-tunggu.
Selain meringankan beban ekonomi, kegiatan ini juga memastikan masyarakat pelosok tetap mendapatkan akses kebutuhan pokok secara layak dan terjangkau. (*)
Berita Lainnya
-
Tol Trans Sumatera Dikeluhkan: Mahal, Bergelombang, dan Minim Penerangan
Minggu, 11 Januari 2026 -
Akses ke Kompleks Pemkab Tanggamus Ditutup: Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan Sendiri
Minggu, 04 Januari 2026 -
Wisata Tanggamus Berulang Makan Korban: 2 Anak Tewas di Way Lalaan dan Remaja Nyaris Tenggelam di Pantai Cuku Batu
Jumat, 02 Januari 2026 -
Jembatan Gantung Garuda Resmi Difungsikan, Warga Pekon Umbar Tanggamus Tak Lagi Terisolasi
Selasa, 30 Desember 2025









