• Sabtu, 17 Januari 2026

Disdikbud Metro Intruksikan Sekolah Serius Dukung Atlet Pelajar

Jumat, 12 Desember 2025 - 10.02 WIB
206

Kepala Disdikbud Kota Metro, Dr. M. Agus Septiana, saat melepas keberangkatan puluhan atlet catur Kota Metro menuju Kejurprov Catur Lampung 2025 yang digelar di Tulang Bawang Barat. Pelepasan dilakukan di aula Kantor Disdikbud setempat. Foto: Arby/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet pelajar di seluruh satuan pendidikan.

Sekolah diminta tidak sekadar hadir sebagai institusi akademik, tetapi juga menjadi ruang pembinaan talenta muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah di berbagai cabang olahraga.

Penegasan itu disampaikan Kepala Disdikbud Kota Metro, Dr. M. Agus Septiana, usai melepas keberangkatan puluhan atlet catur Kota Metro menuju Kejurprov Catur Lampung 2025 yang digelar di Tulang Bawang Barat.

Agus menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab langsung terhadap pembinaan atlet pelajar yang berada di bawah naungan masing-masing satuan pendidikan.

"Yang pertama, sekolah harus bertanggung jawab atas pembinaan atlet siswa. Dinas Pendidikan mendorong agar prestasi mereka terjaga dan terus meningkat,” kata dia, Jumat (12/12/2025).

Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah meminta bidang tenaga kependidikan untuk mengingatkan seluruh kepala sekolah baik SD maupun SMP agar memberikan dukungan penuh kepada pelajar yang aktif sebagai atlet.

“Kami akan meminta seluruh kepala sekolah memberikan ruang yang seluas-luasnya, bahkan mendorong siswa mengikuti seluruh kegiatan ekstrakurikuler, termasuk olahraga. Bukan hanya catur, tapi semua cabang,” tegas Agus.

Menurutnya, prestasi pelajar Metro selama ini terbukti tidak hanya muncul di ajang akademik seperti olimpiade sains, tetapi juga dari olahraga. Atlet junior catur Metro, telah memberikan bukti nyata dengan prestasi gemilang tahun sebelumnya.

Dalam upaya membangun semangat kompetitif dan motivasi, Disdikbud Metro memastikan pemberian reward bagi pelajar berprestasi di bidang olahraga maupun akademik.

“Kami selalu menyiapkan reward. Para atlet pelajar yang membawa pulang prestasi pasti kami beri penghargaan,” tambah Agus.

Tak lupa, ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang terus mendukung kegiatan anak-anaknya sebagai atlet.

“Terima kasih kepada seluruh orang tua atlet di Kota Metro. Mari terus support mereka, baik untuk prestasi lokal maupun nasional," terangnya.

Sementara itu, Ketua Percasi Kota Metro M. Riduan Wibowo menyampaikan bahwa tahun ini Metro memberangkatkan 30 atlet catur ke Kejurprov Lampung 2025.

“Ada 30 orang dari Kota Metro. Terdiri dari 23 atlet junior mulai dari SD, SMP, hingga SMA, dan 7 atlet senior. InsyaAllah berangkat minggu pagi,” kata Riduan.

Ia mengingatkan bahwa pada tahun sebelumnya tim junior Metro tampil mendominasi pada Kejurda, membawa pulang 4 medali emas dan meraih gelar juara umum.

“Untuk tahun ini, target kami tetap juara umum untuk kelompok junior. Sementara kelompok senior kami targetkan membawa medali emas atau perak, terutama di nomor beregu,” ungkapnya.

Dorongan Disdikbud Metro ini menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan atlet pelajar tidak bisa hanya bertumpu pada klub olahraga atau komunitas di luar sekolah.

Keterlibatan sekolah menjadi kunci penting dalam menghadirkan atlet-atlet yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki karakter dan kedisiplinan sebagai pelajar.

Dengan semakin banyaknya pelajar Metro yang menorehkan prestasi di tingkat daerah hingga nasional, komitmen kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah diharapkan mampu melahirkan generasi atlet berprestasi yang membawa nama Metro ke panggung yang lebih besar. (*)