Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Pangan untuk 52 Ribu KPM
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, membagikan bantuan di Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang, Jumat (5/12/2025). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung
mulai menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan ribu keluarga penerima manfaat
(KPM) di sejumlah kecamatan, Jumat (5/12/2025).
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turun langsung membagikan
bantuan tersebut di Kelurahan Panjang Selatan, Panjang Utara, dan Way Lunik,
Kecamatan Panjang.
Sejak pagi, warga sudah memadati kantor kelurahan untuk menunggu
kedatangan Wali Kota. Di lokasi, tumpukan beras dan kardus minyak goreng
bermerek Minyak Kita tampak siap dibagikan kepada warga.
Bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini
disalurkan guna mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang
akhir tahun. Eva Dwiana mengatakan setiap KPM menerima 20 kilogram beras dan 4
liter minyak goreng.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat. Nanti
pertengahan bulan akan kita bagikan lagi,” ujarnya.
Ia juga meminta warga yang belum menerima bantuan agar melapor
ke pihak kelurahan. “Bagi yang belum dapat, sabar. Laporkan ke kelurahan supaya
terdata untuk pembagian selanjutnya,” tambahnya.
Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Ichwan Adji Wibowo,
memastikan seluruh stok beras dari Bulog telah terdistribusi ke kelurahan.
Total lebih dari 52 ribu KPM menerima bantuan untuk periode Oktober–November
2025.
“Jumlah penerima turun dari sebelumnya 56 ribu KPM menjadi
sekitar 52 ribu. Distribusi sudah berjalan hingga ke kantor-kantor kelurahan,
dan Wali Kota langsung memantau penyalurannya,” jelasnya.
Terkait penyaluran untuk periode November–Desember 2025, Ia
mengatakan belum ada kepastian dari pemerintah pusat.
“Kemungkinan tidak ada lagi, karena sepenuhnya kebijakan
Bapanas,” ujarnya.
Ichwan berharap bantuan ini dapat menjadi penyangga kebutuhan
warga ketika harga sembako berpotensi naik menjelang libur panjang Nataru.
“Paling tidak masyarakat punya stok pangan sampai awal tahun.
Semoga bisa mengurangi beban hidup mereka,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemkab Lamsel Belum Terima Gaji, BPKAD: Terkendala Proses Pengajuan Perangkat Daerah
Jumat, 13 Februari 2026 -
Bupati Hamartoni Tekankan Peran Strategis MUI sebagai Perekat Persatuan di Lampung Utara
Kamis, 12 Februari 2026 -
Pemprov Lampung-KPK Perkuat Tata Kelola, Lampung Naik ke Peringkat 5 Nasional MCSP
Kamis, 12 Februari 2026 -
Isu Penghapusan TKBM Mengemuka, Wamenaker: Manusia Tak Bisa Diganti Robot
Kamis, 12 Februari 2026









