Warga Pertanyakan Izin Pembangunan Dapur SPPG di Margakaya, Sekda Pringsewu: Pinjam Pakai Aset Pemda
Proses pembangunan Dapur SPPG di bekas SD Negeri 3 Margakaya. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Pringsewu - Warga Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu mempertanyakan pembangunan dapur SPPG di atas lahan bekas SD Negeri 3 Pekon Margakaya tanpa ada izin dari lingkungan setempat.
"Kami bingung tiba-tiba ada kegiatan pembangunan di lahan sekolah SD Negeri 3 Margakaya tanpa ada pemberitahuan atau sosialisasi dengan lingkungan setempat," ujar Yurizal warga Margakaya, Jumat (21/11/2025).
Yurizal yang merupakan mantan Wakil Ketua DPRD Pringsewu mengatakan, dulu nenek moyang mereka menghibahkan tanah adat tersebut untuk pendidikan bukan untuk keperluan lain lain.
"Kami juga mempertanyakan kok bangunan sekolah dirubuhkan tanpa adanya penghapusan aset sekalipun tanah tersebut sudah menjadi aset Pemda Pringsewu," imbuhnya.
Seharusnya, lanjutnya, siapapun yang mendirikan bangunan di lokasi tersebut harus ada pemberitahuan dengan lingkungan, karena menyangkut dampak negatif dan positif kedepannya.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Pringsewu Andi Purwanto mengatakan tanah tersebut merupakan asset Pemda yang sifatnya pinjam pakai untuk pembangunan dapur SPPG.
"Dulu memang SD Margakaya, tetapi karena siswanya kurang maka sekolah tersebut ditutup (merger)," kata Andi.
Menurut Andi, sesuai instruksi Presiden, Pemerintah Daerah diminta untuk mensukseskan program BGN yakni dengan menyiapkan lahan untuk dapur SPPG.
"Ada tiga lokasi yang kami usulkan dan yang dipilih di Margakaya," singkat Andi.
Koordinator SPPG Kabupaten Pringsewu, Chika Lintang, membenarkan kalau yang menyiapkan lahan untuk Dapur SPPG adalah Pemerintah Daerah.
"Itu yang membangun BGN dengan pengawasan pihak terkait," singkat Chika. (*)
Berita Lainnya
-
Miris, Sejumlah Guru SMA Negeri 1 Banyumas Pringsewu Terlambat dan Berkeliaran Saat Upacara
Senin, 02 Februari 2026 -
Hilang 14 Hari, Mbah Kaliman Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Gadingrejo Pringsewu
Minggu, 01 Februari 2026 -
10 Lembaga Pendidikan di Pringsewu Terima BOP Kesetaraan 2026 Senilai Rp452 Juta
Senin, 26 Januari 2026 -
Warga Wonodadi Pringsewu Sebut Truk Tambang Penyebab Jalan Rusak
Senin, 26 Januari 2026









