Warga Keluhkan Maraknya Pencurian Hasil Kebun di Bandar Negeri Semuong Tanggamus
Kegiatan Ngopi Bareng Kamtibmas (Ngobarmas) yang digelar Polres Tanggamus di Masjid Jami’ Al-Ikhlas, Blok 3 Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Kamis (2/10/2025). Foto: Ist
Kupastuntas.co, Tanggamus – Keluhan masyarakat terkait
maraknya pencurian hasil kebun atau “ngodo” mengemuka dalam kegiatan Ngopi
Bareng Kamtibmas (Ngobarmas) yang digelar Polres Tanggamus di Masjid Jami’
Al-Ikhlas, Blok 3 Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Kamis
(2/10/2025).
Salah satu warga, Sujiono, menyampaikan bahwa aksi pencurian kebun sudah sering terjadi sehingga membuat para petani merasa resah dan mengalami kerugian ekonomi.
Ia juga berharap kepolisian dapat mengaktifkan kembali pos polisi di Blok 3 agar masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan.
“Pencurian kebun atau ngodo ini sudah sering terjadi dan membuat warga takut meninggalkan lahannya. Kami berharap polisi bisa menindak tegas pelakunya dan mengaktifkan kembali pos polisi di Blok 3,” ujar Sujiono di hadapan Kapolres Tanggamus.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, menegaskan pihaknya akan terus memaksimalkan peran Polsek Wonosobo serta Babinkamtibmas di wilayah Blok 3 hingga Blok 8.
Meski demikian, ia mengakui keterbatasan jumlah personel membuat pengaktifan kembali pos polisi belum dapat direalisasikan saat ini.
“Walaupun ada keterbatasan personel, setiap laporan warga akan segera ditindaklanjuti. Untuk masalah mendesak, silakan segera sampaikan ke Babinkamtibmas agar cepat diteruskan ke Kapolsek,” jelas Kapolres.
Selain dialog soal keamanan dan ketertiban masyarakat, kegiatan Ngobarmas juga diisi dengan penyerahan bantuan bahan pokok berupa beras kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polres Tanggamus.
Kapolres menegaskan, Ngobarmas merupakan program untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat, menyerap aspirasi, sekaligus mencari solusi bersama dalam menjaga kamtibmas.
Ia juga memastikan jajaran Polres Tanggamus akan terus meningkatkan patroli dialogis, sambang rutin, serta koordinasi dengan tokoh masyarakat agar wilayah tetap aman dan kondusif. (*)
Berita Lainnya
-
Plt Kadinkes Tanggamus: Anggaran JKN PBI Rp35 Miliar Tak Cukup Tanggung Seluruh Warga
Selasa, 20 Januari 2026 -
102 Ribu Warga Tanggamus Kehilangan BPJS PBI, Berobat Kini Terhambat
Selasa, 20 Januari 2026 -
Tol Trans Sumatera Dikeluhkan: Mahal, Bergelombang, dan Minim Penerangan
Minggu, 11 Januari 2026 -
Akses ke Kompleks Pemkab Tanggamus Ditutup: Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan Sendiri
Minggu, 04 Januari 2026









