• Senin, 01 September 2025

Pemkab Pesawaran Gerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11.42 WIB
48

Tampak alat berat saat membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Pesawaran – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran sejak Sabtu pagi menimbulkan banjir di sejumlah wilayah pesisir, khususnya di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan. Sabtu (30/08/2025).

Banjir merendam pemukiman warga di Dusun 2, 3, 5, dan 8 dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Genangan sempat mengganggu aktivitas warga setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran, Sopyan Agani, memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

“Saat ini kondisi banjir sudah surut, sementara untuk kerugian dan kerusakan masih dalam proses pendataan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu siang.

Selain menyebabkan banjir, hujan deras juga memicu peristiwa longsor di jalur perbatasan Pesawaran–Bandar Lampung. Material tanah dari tebing di sekitar Hotel Mariot Mutun dilaporkan menutup sebagian badan jalan.

Tidak hanya itu, di jalur provinsi menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing, material batu menutupi badan jalan sepanjang lebih kurang 40 meter. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kemacetan dan arus lalu lintas tersendat.

Camat Teluk Pandan, Salpani, membenarkan adanya genangan air di beberapa titik, termasuk di depan Tirtayasa, yang memperlambat laju kendaraan.

“Polrestabes Bandar Lampung bersama BPBD sudah turun melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas agar kendaraan kembali bisa melintas,” kata Salpani.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran langsung merespons cepat dengan menurunkan tim gabungan ke lokasi terdampak. Unsur BPBD, camat, dan perangkat daerah terkait melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif.

Upaya darurat yang dilakukan meliputi membantu warga terdampak, mengurai kemacetan, hingga mengevakuasi masyarakat dari titik yang masih tergenang air.

“Fokus kami saat ini adalah keselamatan warga. Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus bersiaga untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan jalur lalu lintas bisa kembali normal,” tegas Salpani.

BPBD Kabupaten Pesawaran juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan selalu memperbarui informasi dari sumber resmi. Hal ini penting karena potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Hingga Sabtu siang, kondisi banjir di Desa Sukajaya Lempasing dilaporkan mulai surut. Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan. (*)