• Senin, 01 September 2025

Jaring Atlet Sea Games, Akuatik Indonesia Gelar Kejurnas Open Water Swimming di Pesawaran

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15.03 WIB
22

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rarhardjo, saat diwawancarai awak media di lokasi lomba. Foto: Yudi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran - Akuatik Indonesia resmi menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Open Water Swimming di Pantai Kyokko, Desa Hurun, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (30/8/2025).

Ajang berlangsung selama dua hari kedepan yakni sebagai seleksi awal untuk menjaring atlet terbaik yang akan membela Indonesia pada Sea Games Desember mendatang.

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rarhardjo, menjelaskan bahwa Kejurnas kali ini merupakan momen penting bagi para atlet nasional karena menjadi pintu masuk menuju ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.

“Kejurnas ini adalah bagian dari seleksi awal. Kami ingin memastikan Indonesia memiliki atlet-atlet terbaik yang siap bersaing di Sea Games. Nomor 10 kilometer yang menjadi nomor utama sempat tertunda hingga lima jam akibat cuaca buruk, namun setelah kondisi membaik langsung kami gelar,” kata Harlin saat diwawancarai.

Selain nomor 10 kilometer, Kejurnas juga mempertandingkan nomor 5 kilometer yang diikuti sekitar 60 peserta. Sementara kategori umum mendapat antusiasme cukup tinggi dengan hampir 200 peserta yang terbagi dalam jarak 500 meter hingga 3 kilometer.

Harlin menilai, tingginya minat peserta dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa olahraga renang perairan terbuka mulai digemari masyarakat.

Tidak hanya atlet, panitia juga menyiapkan kategori khusus untuk komunitas sebagai bentuk upaya memperluas partisipasi.

“Hari ini ada nomor 500 meter untuk umum atau komunitas. Tujuannya agar masyarakat bisa ikut merasakan atmosfer kejuaraan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga air,” ujarnya.

Dalam penyelenggaraan, panitia mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. TNI Angkatan Laut melalui Danlanal dan jajarannya ikut membantu pengamanan jalur lomba di laut, sementara Polairud dan tim medis siaga untuk memastikan keselamatan para peserta.

Pemerintah Provinsi Lampung pun memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk fasilitas maupun pengawalan teknis acara.

Harlin menjelaskan, pemilihan Lampung sebagai lokasi Kejurnas bukan tanpa alasan. Selain memiliki garis pantai yang indah dan ombak yang relatif stabil, daerah ini juga sudah memiliki infrastruktur pendukung yang memadai.

“Kami ingin memberdayakan tempat-tempat indah di Indonesia, baik laut maupun infrastruktur yang ada. Kyokko Beach Lampung ini sangat mendukung penyelenggaraan, sekaligus bisa memotivasi daerah lain agar memperbaiki sarana olahraga perairan,” jelasnya.

Menurutnya, potensi pantai dan laut di Indonesia sangat besar untuk dijadikan arena pertandingan berskala nasional maupun internasional.

Dengan memanfaatkan keindahan alam, olahraga perairan terbuka tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga berdampak pada sektor pariwisata daerah.

Setelah Kejurnas di Lampung, ajang serupa dijadwalkan berlangsung dua pekan mendatang di Pattaya, Thailand.

Kejuaraan itu akan menjadi bagian dari rangkaian persiapan atlet Indonesia sebelum menghadapi persaingan ketat di Sea Games 2025.

Harlin optimistis, melalui seleksi ketat dan pembinaan berjenjang, Indonesia mampu menurunkan atlet terbaik yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

“Kami ingin para atlet yang lolos seleksi benar-benar siap secara fisik maupun mental. Target kami, Indonesia bisa meraih hasil maksimal di Sea Games nanti,” tegasnya.

Dengan penyelenggaraan yang tengah berlangsung, Kejurnas Open Water Swimming di Pesawaran tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bukti nyata bahwa Lampung siap menjadi tuan rumah bagi even olahraga skala nasional maupun internasional. (*)