Pelaku Perampokan Rumah Thomas Riska Resmi Ditahan, Polisi Masih Dalami Motif

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Foto: Paulina/Kupastuntas
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyatakan bahwa pelaku perampokan rumah Thomas Riska kini telah resmi ditahan di Rutan Polresta usai menjalani perawatan di rumah sakit akibat patah tulang di bagian kaki.
“Sejak dua hari yang lalu, tersangka sudah keluar dari rumah sakit dan saat ini telah kami tahan. Penyelidikan dan pendalaman kasus masih terus kami lakukan,” ujar Alfret kepada awak media, Sabtu (5/4/2025).
Alfret menjelaskan, pihaknya masih mendalami motif pelaku dan belum bisa memastikan apakah kasus ini murni perampokan atau terdapat unsur pembunuhan berencana. “Kami duga kuat sementara ini bisa dikenakan pasal 340 atau 338 KUHP tentang pembunuhan, atau penganiayaan yang menyebabkan kematian. Tapi motif dan pemicunya masih kami telusuri,” ujarnya.
Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan adanya pihak lain yang menyuruh pelaku melakukan aksi tersebut. Alfret menyebut proses ini membutuhkan waktu dan keterangan dari berbagai pihak.
Terkait kondisi pelaku, Kapolresta menyampaikan bahwa selain luka fisik, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan. Namun visum psikiatri belum bisa dilakukan karena dokter di rumah sakit jiwa masih belum tersedia hingga tanggal 8 April mendatang.
“Isu yang beredar soal pelaku memiliki gangguan kejiwaan juga sedang kami cek, tapi belum ada hasil karena belum bisa dilakukan pemeriksaan dari dokter jiwa,” tambahnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diketahui bekerja sebagai juru parkir di salah satu mal di Bandar Lampung. Sebelumnya ia sempat bekerja di Tulang Bawang sebelum pindah ke kota ini. Polisi memastikan bahwa pelaku tidak memiliki hubungan dengan korban, berdasarkan keterangan para saksi.
Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun keterangan yang disampaikannya kepada penyidik masih berubah-ubah, sehingga penyidik akan terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif sebenarnya.
Berita Lainnya
-
Tak Kapok Dipenjara, Guru Silat di Bandar Lampung Cabuli 2 Bocah di Kandang Kambing
Sabtu, 05 April 2025 -
Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Padat Merayap, Polda Lampung Terapkan Delay System
Sabtu, 05 April 2025 -
Janda Tanpa Anak Ditangkap, Kekasih Residivis Kabur Saat Penggerebekan
Sabtu, 05 April 2025 -
Bawa Samurai, Pelaku Perampasan di Bandar Lampung Diringkus Polisi
Sabtu, 05 April 2025