• Kamis, 03 April 2025

Tak Hanya Hiburan, Pesta Budaya Sekura Jadi Berkah Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Rabu, 02 April 2025 - 13.33 WIB
110

Tak Hanya Hiburan, Pesta Budaya Sekura Jadi Berkah Ekonomi Bagi UMKM Lokal, Foto:Echa/Kupastuntas

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pelaksanaan pesta budaya sekura cakak buah pada hari ketiga lebaran di gelar di enam pekon (Desa) yang tersebar di sejumlah Kecamatan di Bumi Beguai Jejama Sai Betik, ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pesta budaya tahunan.

Pelaksanaan pesta budaya itu tersebar di Pekon Hujung - Belalau, Pekon Kuta Besi - Batu Brak, Pekon Way Empulau Ulu - Balik Bukit Pelita Jaya Bahway - Balik Bukit, Pekon Kembahang - Batu Brak, Pekon Padang Cahya II - Balik Bukit.

Pesta budaya sekura menjadi momen yang sangat ditunggu semua pihak, sebab banyak dampak positif yang dirasakan selain melestarikan budaya acara tahunan itu menjadi momen bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan ekonomi.

Ada yang memakai topeng kayu khas sekura Lampung Barat lengkap dengan aksesoris yang biasa disebut sekura kamak, kemudian ada yang memakai topeng sekura dari kain yang biasa disebut sekura betik (bagus) lengkap dengan aksesoris.

Selain itu momen pesta budaya sekura juga menjadi magnet bagi kunjungan wisatawan di Bumi Beguai Jejama Sai Betik, sehingga berdampak terhadap sektor pariwisata yang makin dikenal luas banyak orang baik lokal maupun mancanegara.

Indah Sari (32) salah satu pengunjung pesta budaya sekura di Pekon (Desa) Kota Besi, Kecamatan Batu Brak, mengatakan pesta budaya sekura menjadi hiburan yang sangat ditunggu ketika pulang kampung disamping bertemu sanak keluarga, sekura merupakan tradisi unik yang jarang dimiliki daerah lain.

"Karena mungkin hanya di Lampung Barat yang mempunyai tradisi unik seperti ini, jadi kita selalu menunggu momen seperti ini ketika mudik ke kampung, selama ini kita lebih sering menetap di luar daerah," kata dia, Rabu (2/4/2025).

Selain berdampak terhadap kunjungan wisatawan, pesta budaya sekura juga berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi para pelaku UMKM, omset mereka naik drastis dibanding hari-hari biasanya.

Mustofa salah satu pelaku UMKM mengatakan, momen pesta budaya sekura menjadi anugerah tersendiri bagi dirinya dan para pelaku usaha lain sebab dengan adanya momen tahunan itu kunjungan wisatawan semakin ramai.

"Sehingga otomatis daya beli juga meningkat, dagangan kita semakin ramai yang beli karena memang ini kan satu tahun sekali jadi yang berkunjung itu bukan hanya dari Lampung Barat saja dari luar daerah juga banyak yang dateng," kata dia.

Ia menambahkan, berkaca pada momen pesta budaya sekura tahun sebelumnya omset yang didapat bisa dua bahkan tiga kali lipat dari hari biasanya, sebab antusias masyarakat untuk menyaksikan pesta rakyat tersebut cukup tinggi.

"Kalau tahun-tahun sebelumya omset kita bisa dua kali lipat bahkan tiga kali lipat, kalau biasanya kita dapat 500 ribu, pas momen sekura bisa dapat 1 juta atau 1,5 juta alhamdulilah sangat membantu sekali," imbuhnya.

Wiyatmi salah satu pedagang bakso di pesta budaya sekura di Pekon Kota Besi, Kecamatan Batu Brak menambahkan, omset nya ketika momen lebaran khususnya pesta budaya sekura bisa dua kali lipat bahkan lebih dalam sekali dagang.

Pada hari biasa kata dia, omset nya bisa mencapai 1 juta namun pada momen lebaran omset nya bisa naik menjadi 2 hingga 3 juta bahkan lebih, hal tersebut membuat dirinya merasa sangat bersyukur.

"Alhamdulilah ramai, karena biasanya kan engga seberapa ramai sekarang luar biasa banyak pengunjung dari luar daerah mau nonton sekura jadi ramai yang beli juga, bersyukur lah yang pasti," sambungnya.

Sementara itu, Ijal salah satu peserta sekura dari Kecamatan Batu Ketulis, mengatakan pihaknya setiap tahun tak pernah ketinggalan meramaikan pesta budaya yang sudah ada sejak ratusan tahun silam tersebut.

"Dengan hadirnya kami meramaikan pesta budaya sekura ini harapan nya kami bisa berkontribusi dalam menjaga adat istiadat dan budaya yang ada di Lampung Barat, sebab jika bukan kita yang merawat siapa lagi," jelasnya.

Ia berharap anak-anak muda khususnya di Lampung Barat bisa bersama-sama berkolaborasi menjaga adat istiadat dan budaya yang ada di Bumi Beguai Jejama Sai Betik agar tetap lestari dan bisa dinikmati generasi berikutnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Disporapar Lampung Barat, Dahlin, melalui Kepala Bidang Pemasaran Parekraf, Endang Guntoro, mengatakan jika pesta budaya sekura sudah masuk dalam agenda event nasional.

"Lampung Barat ini sudah memiliki dua event Nasional yang diakui oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan yakni sekura cakak buah dan Festival Sekala Bekhak yang harus tetap dijaga," kata dia.

Hal tersebut kata dia tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat mengingat tidak setiap daerah memiliki budaya tergolong event Nasional, sekura cakak buah merupakan budaya warisan dari zaman ke zaman.

Ia meminta kepada lapisan masyarakat Lampung Barat agar tetap melestarikan warisan budaya nenek moyang sekura cakak buah dan menjaga tata krama keindahan budaya yang hanya ada di bumi beguai jejama sai betik ini. 

"Kita tunjukkan tatakrama keindahan budaya kebanggan kita ini dengan cara menjaga pakaian dengan sopan, kita harus tetap tertib dalam menggelar pesta budaya sekura," pungkasnya. (*).