• Kamis, 03 April 2025

Banjir Parah di Ruas Jalan Liwa-Ranau, Akses Lalu Lintas Terhambat

Rabu, 02 April 2025 - 21.15 WIB
262

Banjir Parah di Ruas Jalan Liwa-Ranau, Akses Lalu Lintas Terhambat, Foto:Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Ruas Jalan Provinsi Lintas Liwa-Ranau di Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, tergenang banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga malam hari. Genangan air setinggi satu meter menyebabkan arus lalu lintas terganggu, sehingga kemacetan panjang tak terhindarkan.

Sejumlah kendaraan, terutama roda dua, mengalami kesulitan melintas, bahkan beberapa di antaranya terpaksa didorong akibat mogok. Warga setempat mengaku kondisi ini semakin parah karena jalan yang berlubang memperburuk genangan air, sehingga membahayakan pengguna jalan.

“Kami sudah sering mengeluhkan kondisi jalan yang rusak ini, apalagi kalau hujan turun, pasti banjir. Kami berharap Gubernur Lampung segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan ini sebelum semakin parah,” ujar salah seorang warga, Andi (40), saat dikonfirmasi, Rabu (2/4/2025).

Selain menghambat aktivitas warga, kondisi ini juga berdampak pada arus distribusi barang dan mobilitas masyarakat yang mengandalkan jalur ini sebagai akses utama. Sejumlah pengendara mengaku kesulitan karena tidak ada jalur alternatif yang bisa dilalui.

Warno, warga lainnya, berharap pemerintah segera turun tangan dengan melakukan perbaikan infrastruktur, baik dari sisi drainase maupun kondisi permukaan jalan, agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

"Kami berharap pemerintah provinsi bisa segera turun tangan. Jika terus dibiarkan seperti ini, tentu akan membuat akses masyarakat semakin sulit, yang pada akhirnya berdampak terhadap perputaran ekonomi warga, terutama mereka yang bekerja sebagai petani," tegasnya.

Ia menambahkan, hingga Rabu malam, volume air masih cukup tinggi. Masyarakat maupun pengendara yang melintas harus berhati-hati agar tidak terjebak kemacetan atau mengalami kerusakan kendaraan akibat genangan air yang merendam mesin.

Sementara itu, Peratin (Kepala Desa) Tanjung Raya, Johan Safri, meminta agar Pemerintah Provinsi Lampung segera menindaklanjuti keluhan masyarakat. Menurutnya, kondisi saat ini sangat mengganggu aktivitas warga setempat, terutama dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

"Saya, selaku Peratin Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, memohon kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menangani Jalan Lintas Liwa-Ranau," ujarnya melalui video yang diterima Kupas Tuntas, Rabu (2/4/2025).

"Seperti yang kita lihat sekarang, jalan dalam keadaan macet parah dengan kedalaman air kurang lebih satu meter. Jadi, sekali lagi, kepada Pak Gubernur yang kami cintai, kami berharap agar segera ditindaklanjuti. Terima kasih," pungkasnya. (*)