• Kamis, 03 April 2025

Antusiasme Memuncak! Pesta Budaya Sekura Sebabkan Kemacetan Panjang

Rabu, 02 April 2025 - 13.22 WIB
374

Ruas Jalan Nasional Macet - Kondisi ruas jalan nasional Lintas Liwa yang mengalami kemacetan hingga ke pekon (Desa) Kerang, Kecamatan Batu Brak, akibat padatnya kunjungan pesta budaya sekura di Pekon (Desa) Kota Besi, Kecamatan Batu Brak Lampung Barat. Foto:Echa/Kupastuntas

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Perayaan Pesta Budaya Sekura yang digelar di Kota Besi, Kabupaten Lampung Barat, pada Rabu (2/4/2025) sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung. Namun, lonjakan jumlah wisatawan dan peserta yang memadati ruas jalan utama menyebabkan kemacetan panjang di berbagai titik.

Pesta Budaya Sekura merupakan tradisi tahunan masyarakat Lampung Barat yang identik dengan parade topeng dan berbagai pertunjukan seni budaya. Tahun ini, acara semakin meriah dengan adanya arak-arakan serta partisipasi dari berbagai komunitas seni dan budaya setempat.

Akibat besarnya animo masyarakat, arus lalu lintas di kawasan sekitar lokasi acara mengalami kepadatan sejak pagi hingga siang hari, kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengular di sepanjang jalan menuju ke Kota Besi, membuat mobilitas warga terganggu.

Beberapa pengendara mengaku harus menunggu berjam-jam untuk bisa melintasi jalur yang terdampak, para pengendara yang berasal dari berbagai daerah harus rela menunggu antrean panjang akibat padatnya masyarakat dan pengendara yang menyaksikan pesta budaya sekura.

"Mungkin karena di depan engga ada jalan pintas jadi semua harus lewat jalan utama jadi semua kendaraan menumpuk disini, kami berharap petugas terkait bisa mengurai kemacetan agar tidak semakin parah," kata Anggri salah satu pengendara yang terjebak kemacetan, Rabu (2/4/2025).

Salah seorang pengendara lain bernama Rahmat (35), warga Sekincau, mengaku perjalanannya yang biasanya hanya memakan waktu satu jam menjadi lebih dari 2 jam akibat terjebak kemacetan panjang di ruas jalan Nasional tersebut.

"Saya berangkat dari Sekincau sekitar pukul 10 pagi mau ke Liwa, biasanya paling lama 1 jam setengah sudah sampai tapi tadi saya harus menunggu hampir dua jam di jalan karena macet. Banyak kendaraan yang berhenti karena tidak bisa bergerak, ditambah lagi banyak orang yang berjalan kaki di jalan raya," ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Yanti (29), seorang wisatawan asal Bandar Lampung. Menurutnya, kemacetan yang terjadi cukup melelahkan, terutama bagi pengendara yang datang dari luar daerah yang hendak berlibur ke Lampung Barat.

"Saya datang ke sini karena penasaran dengan Pesta Sekura, banyak teman yang bilang acara ini sangat seru. Tapi, macetnya luar biasa, hampir tidak bergerak di beberapa titik. Mungkin panitia perlu mengatur parkir dan jalur lalu lintas lebih baik supaya lebih nyaman buat pengunjung," katanya.

Meski demikian, kemacetan ini tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menikmati kemeriahan Pesta Sekura, para pengunjung tetap antusias menyaksikan pertunjukan seni serta berinteraksi dengan peserta yang mengenakan kostum khas Sekura. (*)