• Jumat, 04 April 2025

Badan Karantina Indonesia Gagalkan 62 Kali Penyelundupan di Pelabuhan Bakauheni

Rabu, 26 Maret 2025 - 14.49 WIB
81

Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M Panggabean bersama Bupati Lamsel Radityo Egi saat meninjau fasilitas di Pelabuhan Bakauheni. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Badan Karantina Indonesia sebut telah menggagalkan upaya penyeludupan satwa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, sebanyak 62 kali di tahun 2024 lalu.

Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M Panggabean mengatakan, Pelabuhan Bakauheni merupakan jalur keluar komoditas dari provinsi Lampung dan provinsi lainnya dari Sumatera ke pulau jawa.

"Keberhasilan penggagalan perdagangan ilegal khususnya satwa liar/dilindungi juga berkat dukungan dan sinergitas seluruh stakeholder," ujar Sahat M Panggabean, saat melakukan kunjungan ke Pelabuhan Bakauheni, Rabu (26/3/2025).

Menurut data tahun 2024, Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Lampung telah mengagalkan sejumlah 62 upaya penyelundupan di Pelabuhan Bakauheni.

"Dari jumlah tersebut, Karantina berhasil menggagalkan penyelundupan satwa liar jenis burung sebanyak 19.343 ekor, dengan frekuensi sebanyak 21 kali tangkapan," sambung Sahat M Panggabean.

Lalu, penggagalan 3 kali upaya penyelundupan kulit ular sebanyak 711 lembar, 3 kali penyelundupan kulit biawak sebanyak 709 lembar, dan 1 kali usaha penyeludupan sirip hiu sebanyak 29 kilogram.

Disamping berhasil dalam mengagalkan upaya penyelundupan, Badan Karantina Indonesia juga melaksanakan pelayanan dan pengawasan karantina.

Menurut Sahat M Panggabean, hal itu penting dilakukan untuk memastikan bahwa komoditas tersebut sehat dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

"Pencegahan penyakit yang sedang merebak saat ini seperti PMK, harus dimitigasi. Dukungan seluruh stakeholder di pelabuhan Bakauheni seperti ASDP, KSOP, Kepolisian dan TNI yang terjalin baik selama ini, sangat mendukung pengawasan dan pengendalian dan layanan dapat berjalan baik dan lancar," jelasnya.

Didampingi GM ASDP Cabang Bakauheni Syamsudin dan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Sahat M Panggabean ingin memastikan layanan karantina tetap berjalan lancar selama liburan lebaran. (*)