• Selasa, 01 April 2025

Sempat Dikeluhkan Masyarakat, Pemkab Lambar Pastikan Stok Gas LPG Cukup Jelang Lebaran

Selasa, 25 Maret 2025 - 11.03 WIB
190

Wakil Bupati Mad Hasnurin saat melakukan Inspeksi mendadak di gudang dan agen gas LPG di wilayah Kecamatan Balik Bukit bersama Wakapolres Lampung Barat Kompol Gigih Andri Putranto, Selasa (24/3/2025). Foto: Echa/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memastikan stok gas LPG jelang lebaran tercukupi, hal tersebut menanggapi berbagai keluhan masyarakat yang sulit mendapatkan gas LPG di sejumlah agen dan pangkalan sejak beberapa hari lalu.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Mad Hasnurin saat melakukan Inspeksi mendadak di gudang dan agen gas LPG di wilayah Kecamatan Balik Bukit bersama Wakapolres Lampung Barat Kompol Gigih Andri Putranto.

Mad Hasnurin menjelaskan, pemerintah Lampung Barat berkomitmen menangani apapun yang menjadi keluhan masyarakat termasuk terkait kelangkaan gas LPG dan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

"Hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan penyaluran gas bersubsidi ini berjalan lancar, bberapa hari lalu ada keluhan masyarakat terkait ketersediaan gas LPG yang cukup sulit," kata dia, Selasa (25/3/2025).

"Maka dari itu kita turun langsung melakukan pengecekan ke gudang-gudang agar mengetahui penyebab kelangkaan, kami memahami betul kesulitan yang dihadapi warga, terutama di bulan Ramadan ini," sambungnya.

Ia menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan operasi pasar sebagai upaya untuk memastikan stok gas LPG di masyarakat mencukupi menjelang hari Raya Idul Fitri, pihaknya mencari tau apa penyebab sulitnya mendapatkan gas LPG.

Menurut Mad Hasnurin, berdasarkan operasi yang dilakukan kelangkaan gas LPG beberapa hari lalu disebabkan meningkatnya penggunaan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Setelah kita lakukan pengecekan ternyata kelangkaan gas LPG kemarin disebabkan meningkatnya pengguna gas LPG menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, bukan karena ada pengurangan stok," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pemilik agen gas LPG Takanajuo menjelaskan terkait stok gas LPG tetap normal seperti sebelum bulan suci Ramadhan, namun memang kata dia permintaan jelang lebaran meningkat.

"Kalau pengiriman stok biasa saja seperti sebelum bulan Ramadhan cuma mungkin karena menjelang lebaran maka penggunaan gas LPG oleh masyarakat meningkat untuk membuat kue," sambungnya.

"Saya mendapat pengiriman stok gas LPG dua kali dalam kurun satu minggu dijual dengan harga normal seperti biasanya Rp20.000, kalau ada yang menjul di atas harga normal itu hanya oknum saja," tandasnya.

Ditempat yang sama, Andrian salah satu masyarakat Kecamatan Balik yang hendak membeli gas LPG berharap pemerintah Lampung Barat ke depannya agar mengantisipasi hal serupa.

"Saya berharap kedepannya pemerintah kabupaten Lampung Barat supaya mengantisipasi hal seperti ini, dengan menambah stok khususnya di bulan suci Ramadhan menjelang Hari Raya Idul Fitri jadi masyarakat tak sulit dapatkan gas," tandasnya. (*)